KANDANGAN, narasipublik.net – Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) dari Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) melakukan peninjauan langsung terhadap berbagai sasaran program TMMD ke-128 Kodim 1003/Hulu Sungai Selatan (HSS) di Desa Pantai Ulin, Kecamatan Simpur, Kamis (07/05/2026).
Kedatangan tim yang dipimpin oleh Kolonel Inf Eben Ezer Lumban Tobing ini bertujuan untuk memastikan efektivitas, kualitas, serta akuntabilitas seluruh pengerjaan fisik dan non-fisik yang melibatkan kolaborasi TNI bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS.
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, Kolonel Inf Eben Ezer menyebutkan bahwa secara umum progres pelaksanaan TMMD ke-128 di wilayah tersebut telah menunjukkan hasil yang signifikan.
“Setelah kita lihat semua mulai dari sasaran pokok, sasaran tambahan sudah bisa dikatakan berjalan di atas 60 persen. Khususnya yang sasaran tambahan itu malah sudah hampir selesai,” ungkap Kolonel Inf Eben Ezer.
Meski demikian, ia mengakui pengerjaan sasaran pokok berupa pengerasan dan semenisasi jalan sepanjang 1.000 meter memiliki tingkat kesulitan tinggi karena kondisi geografis Desa Pantai Ulin yang didominasi lahan rawa.
“Hampir selesai, sekitar 500 meter lagi. Cuman yang agak berat ini tadi sasaran pokok berupa pengerasan atau peningkatan kualitas jalan ini memang perlu skill,” terangnya.
Pihaknya menekankan pentingnya sinergitas teknis antara prajurit TNI dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) HSS guna memastikan ketahanan struktur jalan yang dibangun.
“Tadi saya tekankan tolong diperhatikan khususnya pondasinya dulu. Selanjutnya baru tinggal pengecoran menggunakan alat sehingga bisa lebih cepat,” imbuhnya.
Merespons arahan tersebut, Dansatgas TMMD Kodim 1003/HSS, Letkol Inf Ading Priyotantoko, menyatakan komitmennya untuk segera mengeksekusi instruksi Tim Wasev agar fasilitas tersebut dapat segera dimanfaatkan warga.
“Sudah menjadi komitmen kami program akan selesai pada tanggal 19 Mei atau tiga hari sebelum acara resmi penutupan TMMD ke-128 Kodim 1003/HSS,” tegas Letkol Inf Ading.
Selain infrastruktur jalan, program TMMD kali ini mencakup rehabilitasi musala, bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan MCK, fasilitas air bersih, hingga aksi penghijauan melalui penanaman 1.000 pohon.
Kegiatan non-fisik berupa bakti sosial kesehatan, pasar murah, penyuluhan hukum, hingga pelayanan KB gratis juga terus digencarkan sebagai bagian dari pengabdian TNI bagi masyarakat di Kecamatan Simpur.
