EKONOMI & BISNISRANTAU (TAPIN)

Puluhan Desa Di Tapin Ikuti Program Padat Karya Tunai

Avatar photo
378
×

Puluhan Desa Di Tapin Ikuti Program Padat Karya Tunai

Sebarkan artikel ini
Padat karya tunai
Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tapin, Gusti Ridha Jaya membuka secara resmi kegiatan program Padat Karya Tunai (PKT) di Desa Pulau Pinang, Kecamatan Binuang, Rabu (21/04/2021). Sumber : Narasipublik.net

TAPIN, narasipublik.net Program Padat Karya Tunai (PKT) yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tapin akhirnya resmi dimulai, Rabu (21/04/2021) kemarin.

Kegiatan ini sendiri bersumber dari dana insentif daerah APBD tahun 2021 dengan diikuti sebanyak 24 desa di 9 kecamatan di Kabupaten Tapin.

Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tapin, Gusti Ridha Jaya yang membuka secara resmi program PKT di Desa Pulau Pinang, Kecamatan Binuang menuturkan, dengan adanya kegiatan ini diharapkan mampu merealisasikan segala bentuk program pembangunan desa.

“Program padat karya tunai ini merupakan kegiatan tepat guna yang bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” ucapnya.

Padat karya tunai
Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tapin, Gusti Ridha Jaya menyerahkan secara bantuan bibit tanaman holtikultura secara simbolis kepada peserta Program Padat Karya Tunai. Sumber : Narasipublik.net

Gusti Ridha Jaya menambahkan, ditengah masa pandemi Covid-19, percepatan realisasi pembangunan desa harus tetap berjalan guna meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya disektor pertanian.

“Dengan beberapa bantuan alat produksi pertanian dan bibit tanaman holtikultura yang kita berikan diharapkan bisa dimanfaatkan dengan maksimal,” terangnya.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Tapin, Rahmadi dalam kesempatan tersebut menjelaskan, program PKT ini diharapkan menjadi motivasi masyarakat untuk bisa meningkatkan potensi yang dimiliki desa.

“Dengan menggali potensi yang ada disetiap desa diharapkan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam segi pendapatan ekonomi,” tuturnya.

Bahkan program padat karya tunai ini akan terus diusulkan, agar upaya pembangunan dapat merata disetiap desa di Kabupaten Tapin.

“Kita berharap program PKT ini terus bergulir, dan tahun ini kita melibatkan ratusan warga dengan biaya yang lebih besar dari tahun 2020 setelah adanya Recofusing Anggaran 2021 menjadi 1 milyar,” pungkasnya. (Rey)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *