PENDIDIKANRANTAU (TAPIN)

Kadisdik Tapin Tinjau Kesiapan PTM Hingga ke Desa Terpencil

884
×

Kadisdik Tapin Tinjau Kesiapan PTM Hingga ke Desa Terpencil

Sebarkan artikel ini
Disdik Tapin

TAPIN, narasipublik.net – Kesiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Tapin terus dilakukan, baik segi sistem pembelajaran maupun penerapan protokol kesehatan, Selasa (16/02).

Untuk memastikan kesiapan PTM berjalan baik, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Tapin, Ahlul Jannah beserta rombongan meninjau ke beberapa Sekolah Dasar (SD) di Desa terpencil di Kecamatan Candi Laras Utara (CLU).

Dengan menggunakan transportasi air atau kelotok, Kadisdik Tapin bermaksud melihat kondisi kesiapan sekolah di daerah aliran sungai yang lokasinya sangat sulit dijangkau melalui jalur darat.

“Saya bersama Tim Sarana dan Prasarana (Sarpra) sengaja melakukan kunjungan ke wilayah ini untuk mengetahui kesiapan sekolah,” ucap Kadisdik Tapin, Ahlul Jannah.

Sedikitnya ada delapan sekolah yang dikunjungi, yakni SDN Rawana Hulu, SDN Sawaja, SDN Buas-Buas 2, SDN Buas-Buas 1, SDN Buas-Buas Hilir, SDN Rawana Hilir, SDN Teluk Haur, dan SDN Batalas.

Disdik Tapin 3
Disdik Tapin kunjungi sekolah terpencil dengan menggunakan kelotok

“Kita naik kelotok sekitar 2-3 jam perjalanan dari Pelabuhan Margasari menuju ke sekolah yang ada di wilayah air untuk melihat secara langsung suasana disana,” terangnya.

Selain melakukan pemantauan, Kadisdik Tapin juga menyoroti berbagai sarana dan prasarana di beberapa sekolah, dengan harapan bisa menyamakan fasilitas pendidikan dengan sekolah yang lebih mudah terjangkau.

“Kenyamanan sarana dan prasarana sekolah baik yang ada di darat, gunung, dan air harus sama rata, agar terpenuhinya 8 standar nasional pendidikan,” papar Ahlul Jannah.

Sementara itu dari hasil pantauan yang dilakukan, seluruh sekolah sudah sangat siap untuk menghadapi proses PTM, baik persiapan yang dilakukan pihak sekolah maupun dukungan dari masing-masing orang tua murid.

“Kesiapan mereka sudah sangat bagus, dari adanya fasilitas tempat cuci tangan hingga alat pengukur suhu tubuh, bahkan sebagian besar orang tua murid juga sangat mendukung adanya PTM, itu terbukti dengan adanya hasil questioner yang mereka kumpul ke pihak sekolah,” pungkasnya. (Np-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *