KANDANGAN (HSS)PERISTIWA

Geger Temuan Mayat di Terminal Kandangan, Polisi Ungkap Kronologi Kejadian

×

Geger Temuan Mayat di Terminal Kandangan, Polisi Ungkap Kronologi Kejadian

Sebarkan artikel ini
Pria asal Kabupaten HST ditemukan tewas di Terminal Sudi Singgah, Kecamatan Kandangan Kota, Kabupaten HSS. (Dok. Istimewa)
Pria asal Kabupaten HST ditemukan tewas di Terminal Sudi Singgah, Kecamatan Kandangan Kota, Kabupaten HSS. (Dok. Istimewa)

KANDANGAN, narasipublik.net Penemuan sesosok mayat laki-laki di kawasan Terminal Sudi Singgah, Jalan Soeprapto, Kecamatan Kandangan Kota, menggegerkan warga setempat, Sabtu (23/05/2026).

Korban yang ditemukan dalam posisi tubuh miring ke kiri tersebut diketahui bernama Rajuni Ipansyah (50), seorang warga asal Birayang, Kecamatan Batang Alai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Kapolres Hulu Sungai Selatan (HSS), AKBP Awaluddin Syam, melalui Kapolsek Kandangan Kota, AKP Cahyo Sugiono, membenarkan kejadian tersebut dan membeberkan kronologi berdasarkan keterangan saksi.

Sebelum ditemukan tak bernyawa, korban sempat terlihat oleh warga sedang berbaring di rerumputan sekitar area terminal pada pukul 13.00 Wita dengan keluhan badan terasa panas.

“Saat azan asar, sekitar pukul 15.30 Wita, saksi HD menanyakan kondisi Rajuni dan menawarkan untuk pulang. Namun, dijawab besok saja,” ungkap AKP Cahyo Sugiono saat dikonfirmasi, Minggu (24/05/2026).

Memasuki waktu menjelang magrib atau sekitar pukul 18.00 Wita, saksi kembali mendatangi lokasi dengan niat membangunkan korban yang terlihat masih berbaring.

“Saksi lain yang mengecek mengatakan Rajuni sudah meninggal dunia karena kondisinya terbujur kaku. Hal ini pun dilaporkan saksi lainnya ke Polsek Kandangan Kota,” tuturnya.

Mendapat laporan dari warga, tim gabungan yang terdiri dari Polsek Kandangan Kota, Sat Samapta, Unit Inafis, dan dibantu Satreskrim Polres HSS langsung meluncur ke lokasi kejadian.

Petugas kemudian mengevakuasi jenazah korban menuju RSUD Brigjend H Hasan Basry Kandangan untuk pemeriksaan lebih lanjut sembari menghubungi pihak keluarga.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan visum luar sementara oleh tim medis, pihak kepolisian memastikan bahwa tidak ditemukan adanya indikasi tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.