BERITA UTAMAKANDANGAN (HSS)

HANI 2021, Syamsuri Arsyad : Lingkungan Keluarga Jadi Kunci Hindarkan Anak Dari Narkoba

385
×

HANI 2021, Syamsuri Arsyad : Lingkungan Keluarga Jadi Kunci Hindarkan Anak Dari Narkoba

Sebarkan artikel ini
Syamsuri Arsyad
Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Syamsuri Arsyad saat mengikuti Wabinar Bersama Kemendagri RI, Rabu (23/06/2021). Sumber : Narasi Publik

KANDANGAN, narasipublik.netDimasa sekarang narkoba tidak hanya menyasar kalangan dewasa, namun juga banyak menghantui para generasi muda Indonesia tidak terkecuali di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Dimana hal tersebut menjadi tanggungjawab dan perhatian penting oleh semua pihak untuk bisa menyelamatkan para generasi muda agar terhindar dari bahaya narkoba.

Dalam momentum peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2021 yang jatuh pada tanggal 26 Juni, Wakil Bupati HSS, Syamsuri Arsyad mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam upaya pemberantasan narkoba khususnya di kalangan remaja.

Bahkan dirinya menyebut peran orang tua sangat dibutuhkan sebagai fungsi pengawasan kepada anak-anak di lingkungan keluarga terdekat dalam rumah tangga.

“Orang tua merupakan penopang dan penyangga utama untuk ketahanan anggota keluarganya khususnya bagi anak-anak mereka,” ucap Syamsuri Arsyad, Sabtu (26/06/2021).

Selain itu, pendekatan emosional orang tua kepada anak juga menjadi poin penting dalam upaya pencegahan narkoba pada generasi milenial, dimana komunikasi yang baik dapat menimbulkan rasa nyaman dan aman bagi anak-anak.

“Jangan hanya menyerahkan pembinaan anak semata-mata ke sekolah, karena waktu dan kedekatan emosionalnya di sekolah sangat terbatas, jadi yang terpenting adalah peran orang tua,” tuturnya.

Syamsuri Arsyad menambahkan, kepekaan orang tua terhadap perubahan perilaku anak juga menjadi hal penting dalam mengantisipasi gejala awal penyalahgunaan narkoba, baik saat di rumah maupun dilingkungan masyarakat.

“Kalau ada anak-anak berkumpul kita perlu menengoknya dan mencari tau apa yang sedang mereka kerjakan, karena bagaimanapun orang yang menggunakan narkoba keliatan dari gelagat dan perilakunya,” tandasnya.

Sementara itu, jika nantinya terdapat anggota keluarga yang mengkonsumsi narkoba, orang tua dan masyarakat jangan pernah takut untuk melaporkan kepada pihak terkait, agar yang bersangkutan segera mendapatkan penanganan baik pembinaan maupun rehabilitasi.

“Anak-anak yang terjerumus narkoba itu adalah korban jadi jangan pernah dimusuhi mereka, oleh karena itu perlu dilakukan pendekatan emosional untuk membinanya,” pungkasnya.