NUSANTARA

Jadi Pilot Project Nasional 2026, Lampung Selatan Capai 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose

×

Jadi Pilot Project Nasional 2026, Lampung Selatan Capai 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose

Sebarkan artikel ini
Jadi Pilot Project Nasional 2026, Lampung Selatan Capai 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose. (Dok. Narasi Publik)
Jadi Pilot Project Nasional 2026, Lampung Selatan Capai 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose. (Dok. Narasi Publik)

LAMPUNG SELATAN, narasipublik.net Kabupaten Lampung Selatan mencatatkan capaian impresif sebagai salah satu daerah dengan capaian tertinggi di Indonesia dalam program Imunisasi Zero Dose tahun 2026.

Sebagai daerah percontohan (pilot project) nasional, Lampung Selatan berhasil memberikan imunisasi kejar kepada 4.626 anak atau setara dengan 99,9 persen dari total target sasaran yang ditetapkan.

Data keberhasilan ini dipaparkan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Imunisasi Zero Dose di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Selasa (12/5/2026).

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, memberikan apresiasi besar atas capaian Kabupaten Lampung Selatan yang hampir menuntaskan seluruh target pada aplikasi Sehat Indonesia.

​”Ini adalah hasil totalitas seluruh tim di lapangan. Meski capaian sudah sangat tinggi, tantangan berikutnya adalah mengedukasi orang tua yang masih ragu karena faktor sosial maupun agama,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kehadiran pemangku kepentingan di tengah masyarakat untuk memastikan hak dasar kesehatan anak terpenuhi secara optimal.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Selatan, Supriyanto, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh m ndukung program nasional tersebut melalui pelayanan masif di 28 puskesmas di wilayah setempat.

​”Lampung Selatan bangga dipercaya menjadi pilot project. Kami melakukan jemput bola melalui kolaborasi lintas sektor antara tenaga kesehatan, kader PKK, hingga pemerintah desa,” kata Supriyanto.

Ia menambahkan, langkah jemput bola ini sangat penting untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan proteksi kesehatan demi menciptakan generasi unggul.

Sementara itu, ​Staf Ahli TP PKK Pusat, Yane Ardian Arya Bima, menilai sinergi di Lampung Selatan sangat layak menjadi model bagi daerah lain di Indonesia dalam menurunkan angka zero dose.

“Kegiatan monitoring ini penting untuk memastikan edukasi kepada keluarga benar-benar berjalan hingga tingkat akar rumput,” pungkas Yane.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan bersama PKK kini fokus melakukan pendekatan personal kepada keluarga yang masih belum bersedia memberikan imunisasi demi perlindungan kesehatan jangka panjang.