KALIMANTAN TENGAHPEMERINTAH DAERAH

Kejar Target Nasional, Pemkab Kapuas Gelar Rakor Pengaktifan Jarkomdat Adminduk

×

Kejar Target Nasional, Pemkab Kapuas Gelar Rakor Pengaktifan Jarkomdat Adminduk

Sebarkan artikel ini
Asisten I Setda Kapuas, Romulus, didampingi Kepala Disdukcapil Yan Marto saat menghadiri Rakor pengaktifan Jarkomdat. (Dok. Narasi Publik)
Asisten I Setda Kapuas, Romulus, didampingi Kepala Disdukcapil Yan Marto saat menghadiri Rakor pengaktifan Jarkomdat. (Dok. Narasi Publik)

KUALA KAPUAS, narasipublik.net Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kapuas menggelar rapat koordinasi (Rakor) pengaktifan Jaringan Komunikasi Data (Jarkomdat), Rabu (06/05/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Aula Disdukcapil ini dipimpin oleh Asisten I Setda Kapuas, Romulus, didampingi Kepala Disdukcapil Yan Marto, serta dihadiri oleh seluruh Camat se-Kabupaten Kapuas guna membahas sinkronisasi data kependudukan di tingkat wilayah.

Asisten I Setda Kapuas, Romulus, mengatakan bahwa pengaktifan kembali Jarkomdat merupakan langkah krusial bagi pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pelayanan publik.

“Melihat data masyarakat yang terekam, sangat disayangkan jika target tidak tercapai. Saat ini capaian Kapuas berada di angka 88 persen,” ujar Romulus.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah pusat mematok target cakupan kependudukan minimal sebesar 90 persen untuk setiap daerah.

“Salah satu kendala paling mendesak adalah masalah jaringan, terutama di wilayah hulu yang lokasinya cukup terpencil,” tambahnya.

Hingga saat ini, tercatat baru Kecamatan Kapuas Murung, Basarang, Mandomai dan Bataguh yang memiliki Jarkomdat aktif, sementara wilayah lainnya masih terkendala koneksi.

Kepala Disdukcapil Kapuas, Yan Marto, menegaskan bahwa layanan Adminduk sangat memerlukan kehadiran fisik masyarakat untuk proses perekaman data biometrik dan sidik jari.

“Adminduk bukan hanya pelayanan dasar semata, melainkan menjadi dasar dari semua jenis pelayanan publik lainnya,” tegas Yan Marto.

Ia menambahkan, tertib administrasi kependudukan menjadi kunci untuk meningkatkan kesejahteraan serta mempermudah akses bantuan bagi masyarakat.