TANJUNG, narasipublik.net – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Tanjung, Kabupaten Tabalong terus melakukan pembinaan terhadap warga binaannya melalui berbagai program asimilasi.
Salah satu pembinaan yang dilakukan yakni budidaya perkebunan hidroponik sayur pakcoy yang sudah berlangsung sejak tahun 2022 lalu.
Hingga sekarang kebun hidroponik sayur pakcoy yang dikelola oleh 10 orang warga binaan tersebut sudah berhasil melakukan empat kali panen dengan hasil keuntungan cukup menjanjikan.
![]()
Bahkan setiap kali panennya, warga binaan setempat mampu menghasilkan sebanyak 300 batang sayur pakcoy dari tiga kebun hidroponik yang mereka kelola.
“Kami belajar budidaya hidroponik ini dari pelatihan program CSR Pertamina Tanjung,” ucap Fauzi salah satu warga binaan Lapas Tanjung, Selasa (24/01/2023).
Diterangkan lebih lanjut, mengelola kebun sayur pakcoy hidroponik terbilang cukup mudah. Hal itu terbukti dari satu bulan pasca tanam pihaknya sudah mampu memanen sayur tersebut.
“Kami melakukan tanam pertama pada bulan Agustus 2022, usai tahap penyemaian bibit satu minggu kemudian dilanjutkan masa perawatan selama satu bulan,” ungkapnya.
Dirinya menuturkan, adanya program asimilasi perkebunan di Lapas tersebut, membuat dirinya mempunyai pengalaman yang nanti dapat dilanjutkan saat kembali ke masyarakat.
“Bagi kami ini sangat berarti, semoga saat bebas nanti saya bisa melanjutkannya kembali,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Tanjung, Heru Yuswanto mengatakan, sayur pakcoy hasil kebun hidroponik ini seluruhnya sudah dipasarkan keluar dan menghasilkan keuntungan yang cukup menjanjikan.
“Hasil keuntungannya untuk PNBP 10%, kemudian 30% lainnya untuk tabungan warga binaan, kemudian sisanya diputar untuk membeli pupuk dan bibit,” terangnya.
Dirinya berharap, pengalaman dan ilmu yang didapat dari program asimilasi ini bisa menjadi bekal positif bagi seluruh warga binaan Lapas Kelas II B Tanjung.
“Semoga keahlian yang mereka dapat disini bisa berguna dan dilanjutkan pasca mengakhiri masa tahannya nanti,” pungkasnya.
(MC Tabalong – Syah)

