ADVERTORIALBERITA NASIONAL

Percepat Transformasi Digital, Menteri AHY Kembali Serahkan Sertifikat Tanah Wakaf Elektronik

Avatar photo
542
×

Percepat Transformasi Digital, Menteri AHY Kembali Serahkan Sertifikat Tanah Wakaf Elektronik

Sebarkan artikel ini
Menteri ATR/BPN, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerahkan sertifikat tanah wakaf elektronik kepada salah satu penerima.
Menteri ATR/BPN, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerahkan sertifikat tanah wakaf elektronik kepada salah satu penerima.

GRESIK, narasipublik.net Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyambangi masjid Besar Ainul Yaqin Sunan Giri, Kabupaten Gresik, Jumat (05/07/2024).

Kedatangan Menteri AHY tersebut selain untuk bersilaturahmi bersama masyarakat setempat, juga sekaligus untuk menyerahkan empat buah sertifikat tanah wakaf.

Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan, sertifikat yang diserahkan kali ini bukan lagi berbentuk analog, namun sudah dalam bentuk sertifikat tanah elektronik.

“Ini merupakan bagian dari semangat pemerintah, bahkan bapak Presiden Jokowi menekankan agar transformasi digital terus dikejar seiring dengan upaya modernisasi pemerintahan, termasuk dalam manajemen tata kelola bidang pertanahan dan tata ruang,” ucap Menteri AHY.

Lebih lanjut, ia berharap kedepannya akan semakin banyak Kantor Pertanahan (Kantah) yang bisa mengimplementasikan layanan sertifikat tanah elektronik, sehingga dapat mempermudah masyarakat dalam memelihara kepemilikan bukti hak atas tanah.

“Jika semakin banyak Kantah yang bisa melayani pelayanan sertifikat tanah elektronik, maka itu juga akan mempermudah masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, keberadaan sertifikat tanah elektronik juga dapat menyederhanakan cara pengecekan bidang tanah dengan cepat, transparan, akuntabel, serta tidak ada pengurusan yang menggunakan perantara.

“Masyarakat bisa mengecek dokumen tanah mereka hanya dengan sertifikat elektronik menggunakan handphone. Dimana cukup scan barcode sudah bisa langsung mengetahui siapa pemiliknya, luasnya, lokasinya dan sebagainya,” terang Menteri ATR/BPN.

Kendati demikian, Menteri AHY menyadari bahwa sistem digital juga terdapat beberapa kerentanan ancaman cyber crime, sehingga pihaknya akan terus memperkuat sistem pengamanan yang ada.

“Kami selalu pastikan sistem pengamanan miliki Kementerian ATR/BPN tetap terjaga dari ancaman cyber crime dan peretasan, maka dari itu sistem elektroniknya akan terus kita perkuat,” tegasnya.

Untuk diketahui, keempat sertifikat tanah wakaf yang diterbitkan kali ini diperuntukkan bagi Yayasan Makam Sunan Giri Kebomas Gresik, Masjid Ainul Yaqin Sunan Giri, Yayasan Pondok Pesantren Darul Insan Gresik, serta Musala Baitur Rahman.

Kegiatan kali ini juga diikuti oleh sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN, serta hadir pula Plt. Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur beserta jajaran.