AMUNTAI, narasipublik.net – Dunia pendidikan dan keagamaan di Kalimantan Selatan (Kalsel) berduka atas wafatnya ulama karismatik, Mualim KH Husin Naparin, Lc., MA., pada Rabu (06/05/2026) pagi.
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalsel periode 2016-2026 tersebut mengembuskan napas terakhir pukul 08.30 WITA di RS Islam Sultan Agung Banjarbaru.
Almarhum juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Yayasan Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah (Rakha) Amuntai dan dikenal sangat berpengaruh dalam pembinaan generasi santri.
Keluarga besar MA NIPA Rakha Amuntai beserta tokoh masyarakat menyampaikan duka mendalam atas kepergian sosok ulama yang dikenal penuh dedikasi dalam dakwah tersebut.
Berdasarkan keterangan salah satu pengajar Ponpes Rakha Amuntai, Ustaz H Buyamin, jenazah akan menjalani serangkaian prosesi salat jenazah di dua lokasi berbeda.
Salat kifayah pertama dijadwalkan berlangsung di Masjid Jami Sungai Jingah Banjarmasin, sebelum nantinya jenazah dibawa menuju Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
”Jenazah akan kembali disalatkan di Masjid Ponpes Rakha Amuntai, diperkirakan selesai setelah waktu Asar,” ujar Ustaz H Buyamin saat memberikan keterangan.
Setelah prosesi di Amuntai, almarhum akan dibawa ke kampung halaman di Kabupaten Balangan untuk dimakamkan di pemakaman keluarga, berdampingan dengan makam orang tua beliau.
Kepergian KH Husin Naparin meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat luas yang mengenang keteladanan beliau sebagai pendidik dan pemimpin umat di Kalimantan Selatan, khususnya Kabupaten HSU.
