KANDANGAN, narasipublik.net – Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) Syafrudin Noor bersama Wakil Bupati (Wabup) Suriani menghadiri haul ke-92 Datu Syekh H Ismail bin Syekh H Muhammad Thahir di Desa Pasungkan, Kecamatan Daha Utara, Minggu (10/08/2025).
Dalam sambutannya, Bupati HSS Syafrudin Noor menyebut haul ini sebagai momen penting untuk mengenang perjuangan Datu Syekh H Ismail dalam menyebarkan ilmu dan dakwah.
![]()
“Beliau adalah teladan dalam kesabaran, ketekunan, dan keikhlasan. Haul ini menjadi pengingat bagi kita untuk meneladani perjuangannya,” ujar Bupati Syafrudin.
Ia juga menyampaikan rasa bangganya karena Kabupaten HSS menjadi tempat lahir dan tumbuhnya ulama-ulama besar, salah satunya Datu Syekh H Ismail.
“Ini adalah kekayaan spiritual dan budaya yang tak ternilai, yang menjadi tanggung jawab kita untuk menjaga dan mewariskannya kepada generasi selanjutnya,” ucapnya.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut Bupati Syafrudin juga memaparkan sejumlah program pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di wilayah Daha.
Program tersebut meliputi rehabilitasi ruas Jalan Sukaramai–Keramat, Jalan Habib Ibrahim, Jalan Silaturahim, dan Jalan Pertukangan di Kecamatan Daha Utara, serta rehabilitasi ruas Jalan Tumbukan Banyu–Banua Hanyar di Kecamatan Daha Selatan.
Peningkatan struktur ruas Jalan Siang Gantung–Desa Baru dan rekonstruksi ruas Jalan Samuda–Bajayau, Kecamatan Daha Barat, hingga penyaluran dana bagi hasil sawit tahap tiga juga menjadi prioritas pembangunan.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan rencana pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) untuk Tiga Daha, yang akan direlokasi di Kantor Camat Daha Selatan sekaligus sebagai kantor perwakilan Bupati dan Wakil Bupati di Daha.
“Melalui program strategis ini, kita ingin wilayah Daha berkembang merata, baik dari sisi infrastruktur maupun layanan publik,” jelasnya.
Bupati Syafrudin Noor menutup sambutannya dengan harapan agar masyarakat HSS tetap menjaga warisan nilai-nilai keagamaan yang telah ditanamkan para ulama terdahulu.
“Semoga kita tetap bisa menjaga warisan nilai keagamaan sebagai pedoman hidup bagi generasi mendatang,” pungkasnya.
