AMUNTAI (HSU)PEMERINTAH DAERAH

Jelang Harjad ke-74, Bupati HSU Ziarahi Makam Pendiri dan Mantan Pemimpin Daerah

×

Jelang Harjad ke-74, Bupati HSU Ziarahi Makam Pendiri dan Mantan Pemimpin Daerah

Sebarkan artikel ini
Bupati HSU Sahrujani didampingi Wakil Bupati Hero Setiawan melakukan ziarah ke makam para pendiri kabupaten dan mantan kepala daerah. (Dok. Istimewa)
Bupati HSU Sahrujani didampingi Wakil Bupati Hero Setiawan melakukan ziarah ke makam para pendiri kabupaten dan mantan kepala daerah. (Dok. Istimewa)

AMUNTAI, narasipublik.net Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan ziarah ke makam para pendiri kabupaten dan mantan Bupati HSU sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-74, Selasa (28/04/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati HSU, Sahrujani, dengan didampingi Wakil Bupati Hero Setiawan, Sekretaris Daerah (Sekda) Adi Lesmana, serta seluruh jajaran Kepala SKPD di lingkungan pemerintah setempat.

Ziarah tersebut dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan serta ungkapan rasa syukur atas jasa para pendahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan di Bumi Bertaqwa.

Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah makam mantan Bupati HSU dua periode, Alm. H. Abdul Wahid, yang berlokasi di Desa Kotaraja, Kecamatan Amuntai Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sahrujani memberikan pesan mendalam mengenai sejarah panjang berdirinya Kabupaten HSU yang penuh dengan tantangan politik di masa lalu.

“Kabupaten HSU lahir 74 tahun yang lalu di saat suasana negara tidak kondusif dan suhu politik sedang panas. Namun, justru di tengah situasi sulit itulah kabupaten ini berdiri,” ujar Sahrujani.

​Ia meyakini bahwa berdirinya kabupaten ini didasari oleh niat suci dan kerja keras para pejuang daerah yang mengedepankan kepentingan masyarakat luas.

​”Kami meyakini, keikhlasan dan ketulusan para pendirilah yang menjadi dasarnya. Semangat itulah yang ingin kami adopsi saat ini,” tambahnya.

Selain di wilayah internal HSU, rombongan juga dijadwalkan melakukan ziarah ke makam para tokoh pendiri lainnya yang berada di wilayah Kabupaten Balangan.

​Langkah ini diambil karena sejarah pembentukan wilayah HSU memiliki keterkaitan erat dengan tokoh-tokoh yang dimakamkan di kabupaten tetangga tersebut.

​Sahrujani berharap agenda ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial tahunan, namun menjadi pengingat bagi seluruh aparatur negara untuk melayani dengan tulus.

​”Kami ingin semangat ketulusan para pendiri HSU selalu ada di hati kami selaku pemimpin dan seluruh pejabat daerah. Itulah alasan kuat mengapa kami berada di sini hari ini,” pungkasnya.