oleh

Tiga Pelaku Pembunuhan di Gang Serumpun Banjarmasin Diringkus Polisi

NARASI PUBLIK

BANJARMASIN, narasipublik.net Tim gabungan Polisi Berhasil meringkus tiga orang diduga pelaku pembunuhan yang terjadi di Jalan Sutoyo S, Gang Serumpun, Kelurahan Pelambuan, Banjarmasin Barat, Kamis (07/10/2021) lalu.

Ketiga pelaku diringkus polisi secara terpisah di beberapa lokasi setelah sebelumnya dilakukan pemburuan oleh petugas gabungan.

Kapolsek Banjarmasin Barat, AKP Faizal Rahman melalui Kanit reskrim Ipda Hendra Agustian Ginting mengatakan, selain meringkus pelaku pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti.

“Ketiga terduga pelaku ini sebelumnya terlibat kasus pembunuhan yang menewaskan seorang pemuda warga Gang Serumpun,” ucapnya, Selasa (12/10/2021).

Dirinya mengungkapkan, dalam peristiwa tersebut Ahmad Muzakir (22) yang berprofesi sebagai pekerja bengkel tewas dengan beberapa mata luka tusuk.

“Terduga pelaku Andri Aprilianto (19) alias Aan diamankan pada Senin (11/10/2021) sekitar pukul 21.00 Wita. Ia yang menusuk korban pada bagian belakang sebanyak satu kali,” tuturnya.

Kemudian, pada Selasa (12/10/2021) sekitar pukul 02.15 Wita, tersangka Hidayatullah (26) kembali diamankan di Jalan Saka Permai, Gang Irham RT 09, Banjarmasin Barat.

“Ia menusuk korban pada bagian dada sebanyak dua kali,” ungkapnya.

Dihari yang sama pelaku bernama Erfan Erlangga (22) yang mengaku menusuk korbannya pada bagian belakang 2 kali tersebut diringkus di Jalan Pematang Panjang KM 01, Komplek Dinar Mas 3, Kabupaten Banjar sekitar pukul 03.35 Wita.

“Ketiga pelaku sudah dibawa ke Mapolsek Banjarmasin Barat guna dilakukan proses hukum lebih lanjut, bersama sejumlah barang bukti,” terangnya.

Sementara itu, dari hasil penyelidikan motif pembunuhan tersebut diduga karena salah satu pelaku (AAN) sakit hati lantaran korban mengganggu istrinya yang sedang melintas di TKP.

“Sehingga terjadilah peristiwa itu,” imbuhnya.

Atas dasar itu, ketiga diduga pelaku tersebut kini dijerat dengan Pasal 338 jo 170 ayat (2) ke-3 KUHP.

“Karena sengaja merampas nyawa orang lain dengan cara kekerasan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia,” pungkasnya.

Reporter : DAL
Editor : Van

Berita Lainnya :