KANDANGAN, narasipublik.net – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) berhasil menangkap satu dari empat pelaku pembunuhan sadis terhadap warga Banjarmasin bernama Kerisna (32).
Korban yang merupakan warga Jalan Kelayan Gang Sederhana, Kelurahan Kelayan Luar, Kecamatan Banjarmasin Tengah, ditemukan tewas terkubur dalam hutan di Dusun Tataian, Desa Ulang, Kecamatan Loksado.

Sebelum ditemukan tewas, Kerisna meninggal dunia akibat dianiaya oleh empat pelaku pada Rabu (30/04/2025) lalu, sekitar pukul 16.00 Wita.
Salah satu tersangka, FR (36) berhasil diamankan oleh Unit Resmob Sat Reskrim Polres HSS yang dipimpin Iptu May Felly Manurung, dengan di back up Personil Polsek Hampang Kotabaru.
Kapolres HSS AKBP Muhammad Yakin Rusdi mengatakan, penangkapan FR dilakukan di wilayah Hampang, Kabupaten Kotabaru pada Sabtu (19/07/2025) sekitar pukul 04.00 Wita.
“FR mengakui telah menghilangkan nyawa korban dengan sengaja. Ia juga mengaku beraksi bersama tiga orang lainnya yang kini berstatus buron, yakni DS, AJ, dan JN,” ujar Kapolres HSS, Sabtu (19/07/2025) malam.
Para pelaku memiliki peran berbeda dalam aksi penganiayaan tersebut. Tersangka DS memukul tubuh korban menggunakan kayu dan menggorok leher korban dengan parang, kemudaian AJ memukul tubuh korban dengan batang singkong, dan pelaku JN memukul tangan kiri korban menggunakan kayu.
“Sedangkan FR yang kita tangkap menganiaya dengan cara menebaskan parang ke tangan kanan korban hingga nyaris putus,” terang AKBP Muhammad Yakin.
Setelah aksi brutal itu, korban yang sudah tewas dikubur di dalam hutan oleh para pelaku untuk menyembunyikan jejak.
“Motif sementara karena adanya kesalahpahaman. DS dan AJ mencurigai korban yang saat itu tengah melintas membawa senjata tajam. Kemudian terjadi adu mulut hingga berujung perkelahian,” jelas AKBP Yakin.
Peristiwa ini pertama kali terungkap setelah warga melaporkan adanya dugaan perkelahian di Dusun Tataian pada Rabu malam. Saat itu, aparat Polsek Loksado melakukan pengecekan ke lokasi, namun belum menemukan tanda-tanda kejadian.
Keesokan harinya, Kamis (01/05/2025) sekitar pukul 10.30 Wita, warga kembali memberi informasi mengenai adanya bercak darah yang tertutup pasir di tepi jalan.
Menindak lanjuti laporan itu, tim Polsek Loksado yang dipimpin Ipda Roni Priyanto segera menyisir area tersebut dan menemukan gundukan tanah mencurigakan di pinggir sungai.
“Setelah digali bersama tim Inafis Satreskrim, kami menemukan mayat pria tanpa identitas dalam kondisi mengenaskan. Leher korban hampir putus dan lengan kanan mengalami luka robek,” tutur Kapolres HSS.
Jenazah korban dievakuasi ke RSUD Brigjen Hasan Basry Kandangan untuk proses identifikasi dan visum, sehingga diketahui korban adalah Kerisna, warga Banjarmasin.
Hingga berita ini diterbitkan, FR telah diamankan beserta barang bukti, sedangkan tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran. Pihak Polres HSS mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika mengetahui keberadaan para buronan tersebut.
