oleh

Istri Hamil Diganggu, AAN dan Dua Temannya Tikam Korban Hingga Tewas

NARASI PUBLIK

BANJARMASIN, narasipublik.net Polsek Banjarmasin Barat ungkap motif kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di Jalan Sutoyo S, Gang Serumpun, Kelurahan Pelambuan, Banjarmasin Barat, Kamis (07/10/2021) lalu.

Hal itu disampaikan Kapolsek Banjarmasin Barat, AKP Faizal Rahman didampingi Kanit reskrim Ipda Hendra Agustian Ginting saat ungkap perkara di Mapolsek Banjarmasin Barat, Senin (18/10/2021).

Dalam kegiatan tersebut polisi juga menghadirkan tiga tersangka yakni Andri Aprilianto (19) alias AAN, Hidayatullah (26) dan Erfan Erlangga (22) yang sebelumnya diringkus secara terpisah.

Dijelaskan, peristiwa berdarah tersebut terjadi karena tersangka AAN marah lantaran korban mengganggu istrinya yang sedang hamil saat hendak pulang setelah membeli nasi.

“Tersangka AAN mendapatkan telepon dari istrinya bawa ia dicegat orang dan hampir mau kena pukul dengan balok,” ucap Kapolsek.

Mendengar itu, AAN yang sedang duduk dan minum bersama teman-temanya langsung bergegas untuk menghampiri istrinya dengan niat menjemputnya pulang.

“Korban sempat hendak memukul tersangka AAN, karena merasa terancam tersangka langsung menikam korban dengan sebilah pisau dan dilanjutkan oleh kedua tersangka lain,” tuturnya.

Meski sempat mendapatkan perawatan medis, namun nyawa korban bernama Ahmad Muzakir (22) tidak terselamatkan akibat beberapa luka tusuk yang dideritanya.

“Kini ketiga pelaku dijerat dengan Pasal 338 jo 170 ayat (2) ke-3 KUHPidana,” pungkasnya.

Reporter : DAL
Editor : Van

Berita Lainnya :