HUKUM & KRIMINALNUSANTARA

Terseret Kasus Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Tutup Permanen Dua Tempat Hiburan Malam

×

Terseret Kasus Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Tutup Permanen Dua Tempat Hiburan Malam

Sebarkan artikel ini
Terseret Kasus Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Tutup Permanen Dua Tempat Hiburan Malam. (Dok. Ilustrasi AI)
Terseret Kasus Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Tutup Permanen Dua Tempat Hiburan Malam. (Dok. Ilustrasi AI)

JAKARTA, narasipublik.net Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengambil tindakan tegas dengan mencabut izin operasional dua tempat hiburan malam di wilayah Jakarta Barat, yaitu B Fashion dan The Seven.

Sanksi administratif berupa penutupan permanen ini dijatuhkan setelah kedua tempat usaha pariwisata tersebut terseret dalam kasus penyalahgunaan narkoba pada Sabtu (09/05/2026) lalu.

Langkah hukum melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta ini diambil demi menjaga komitmen kenyamanan serta keamanan ekosistem hiburan di ibu kota.

Pihak berwenang menekankan bahwa seluruh pelaku usaha pariwisata memiliki kewajiban mutlak untuk memastikan lingkungan bisnis mereka steril dari segala bentuk aktivitas yang melanggar hukum.

Kepala Disparekraf DKI Jakarta, Andhika Permata, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberikan toleransi sedikit pun bagi pengelola yang membiarkan peredaran barang haram di lokasi usaha mereka.

“Pencabutan izin operasional ini merupakan bentuk ketegasan dalam menjaga ekosistem pariwisata yang aman, tertib, dan berkualitas,” ujar Andhika di Jakarta, Sabtu (16/05/2026).

Andhika menjelaskan, pelaku usaha hiburan memikul tanggung jawab besar yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan komersial, melainkan juga pada kepatuhan hukum nasional.

Manajemen tempat hiburan diwajibkan untuk menjalankan fungsi pengawasan internal secara ketat dan konsisten guna mencegah terjadinya tindakan kriminal di area operasional.

Pascakejadian ini, Disparekraf DKI Jakarta berkomitmen untuk memperketat ruang gerak peredaran narkoba dengan mengintensifkan razia berkala di sektor akomodasi dan hiburan.

Pihak dinas juga memastikan akan mempererat sinergi bersama jajaran aparat penegak hukum dan instansi terkait lainnya demi menegakkan regulasi daerah yang berlaku.

“Pengawasan akan terus kami perkuat bersama aparat penegak hukum dan perangkat terkait. Kami ingin industri pariwisata Jakarta tumbuh sehat, tertib, dan memiliki standar yang dapat menjaga kepercayaan publik,” pungkasnya.