KANDANGAN (HSS)

Tekan Penyalahgunaan Narkoba, Pemkab HSS Wacanakan Bangun Rumah Rehabilitasi

Avatar photo
1520
×

Tekan Penyalahgunaan Narkoba, Pemkab HSS Wacanakan Bangun Rumah Rehabilitasi

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati HSS, Syamsuri Arsyad (tengah) bersama Kepala BNNK HSS, Agus Winarti (Kanan) dan Kajari HSS, Nul Albar (Kiri) saat mengikuti acara puncak peringatan HANI tahun 2022

KANDANGAN, narasipublik.netGuna upaya menurunkan tingkat penyalahgunaan narkotika, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Selatan (HSS) berencana akan membangun rumah rehabilitasi.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati (Wabup) Syamsuri Arsyad saat menghadiri puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di Lapangan Lambung Mangkurat Kandangan, Minggu (03/06/2022) kemarin.

“Memang kita ada wacana membuat rumah rehabilitasi dan saat ini masih dalam tahap penjajakan secara administratif dan prasarana,” ucapnya.

Wabup Syamsuri mengatakan, dengan adanya rumah rehabilitasi kedepannya para pengguna narkotika tidak mesti harus dimasukkan ke dalam penjara, akan tetapi dilakukan perawatan rehab.

Terlebih dari hasil pengamatan selama ini banyak para pengguna narkoba yang semakin ahli lantaran berkumpul dengan para pengedar saat berada di dalam penjara.

“Selama tidak melanggar ketentuan peraturan, para pengguna nantinya bisa kita rehab agar tidak semakin terjerumus,” tuturnya.

Dok : Penghuni Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas IIB Kandangan

Disisi lain, Kepala Rutan Kelas IIB Kandangan, Jeremia Leonta mengungkapkan, saat ini penghuni rutan setempat tengah mengalami over kapasitas.

Dimana dari kapasitas yang seharusnya 176 orang kini telah diisi sebanyak 274 penghuni yang hampir sebagian besar merupakan dari kasus narkoba.

“Kita sangat setuju jika di Kabupaten HSS dibangun rumah rehabilitasi, karena 71 persen penghuni rutan merupakan warga binaan kasus narkoba,” kata Jeremia.

Pihaknya berharap, Rutan Kelas IIB Kandangan bisa kosong dari pengguna, namun hanya berisi para pengedar dan pengendali narkoba saja.

“Harapannya pengadilan, kejaksaan dan aparat penegak hukum bisa membuat satu rumah rehabilitasi yang bekerja sama dengan BNN,” tungkasnya.

Sementara itu dalam menekan angka penyalahgunaan narkotika, Kepala BNNK HSS Agus Winarti menuturkan bahwa pihaknya telah melakukan upaya-upaya P4GN.

Baik dari bidang pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba dan pemberantasan penegakan hukum bagi peredaran narkotika.

“Kami sangat menyambut baik adanya wacana pembuatan rumah rehabilitasi di HSS, tentunya ini akan bermanfaat dalam upaya mengurangi angka relevansi penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya.

Reporter : Rey
Editor : Van