PARINGIN (BALANGAN)PUBLIK SPORT

Pegiat Bahas Nasionalkan Olahraga Tradisional Balogo

527
×

Pegiat Bahas Nasionalkan Olahraga Tradisional Balogo

Sebarkan artikel ini
Olahraga Tradisional Balogo

BALANGAN, narasipublik.net Para pecinta dan pegiat permainan Balogo melakukan pertemuan daring, Sabtu (14/08/2021) membahas terkait pengembangan olahraga tradisional tersebut.

Tujuannya, menyatukan komitmen agar Balogo menjadi salah satu permainan tradisional asal Kalimantan Selatan, sebagai salah satu olahraga tradisional secara nasional.

Perwakilan Kabupaten Balangan yang hadir di pertemuan itu, M Fuad Ridha mengatakan, perkembangan Balogo di Kalsel terus mengalami kemajuan. Terlihat dengan adanya wadah perkumpulan permainan Balogo, di banyak wilayah Kalsel.

Perkembangan inilah ujarnya, yang menimbulkan adanya wadah berhimpun atau berkumpul, dan menjadi induk organisasi yang representatif dan legitimit serta mandiri.

“Dengan begitu, palogoan akan semakin tertunjang untuk dapat berafiliasi dan bersinergi ke berbagai saluran,” Fuad, di Paringin.

Kabid Olahraga Tradisional KPOTI Pusat Sarmadi memberikan saran, agar dapat dilakukan percepatan dalam mengkonvensikan permainan Balogo secara nasional, guna menyusul 11 olahraga tradisional lainnya.

Langkah awal, ia meminta untuk menginventarisasi berbagai varian permainan Balogo untuk dimasukkan dalam konvensi guna disepakati bersama.

Olahraga Tradisional Balogo

Wasekjen KPOTI pusat Chairul Umam, memberikan masukan agar pengembangan Balogo diperjuangkan dengan melakukan langkah-langkah administrasi.

Selanjutnya, memayungi secara hukum terkait pembentukan organisasi Balogo, yang salah satunya adalah mengamankan nama perkumpulan atau persatuan induk organisasi yang akan didirikan.

Langkah administrasi itu terang Chairul, sebagai penguatan dalam menuju kelembagaan Balogo berskala nasional, maka tahapan mengkonvensikan permainan Balogo secara nasional perlu dilakukan.

“Kita KPOTI Pusat sesuai asas serta tugas dan fungsinya akan memfasilitasi diadakannya konvensi. Apa yang akan dilakukan ini nantinya bisa menjadi percontohan bagi provinsi lainnya dalam menyemarakkan permainan Balogo, seperti mempertandingkan Balogo dalam kejuaraan Porprov, memasukkan Balogo sebagai muatan lokal di sekolah-sekolah dan lainnya,” ucapnya.

Bukan hanya para pecinta permainan Balogo, pertemuan secara virtual yang dipimpin oleh Jayadi yang merupakan perwakilan Balogo Tanah Bumbu ini, sendiri turun diikuti oleh Chairul Umam yang merupakan Wasekjen Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) Pusat, Sarmadi Kabid Olahraga Tradisional KPOTI Pusat, dan Suwardi Sarlan anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, serta perwakilan penggiat dan pecinta dari 13 kabupaten kota se Kalsel. (Fik)

Editor : Yat