KANDANGAN, narasipublik.net – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar rapat paripurna Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif DPRD tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, Selasa (08/04/2025).
Rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD HSS, Akhmad Fahmi ini mengagendakan pembahasan pendapat kepala daerah terhadap Ranperda tersebut.
![]()
Bupati HSS, Syafrudin Noor mengatakan, Ranperda inisiatif DPRD HSS ini bertujuan untuk menjamin ketersediaan lahan pertanian di Kabupaten HSS secara berkelanjutan.
“Ranperda ini juga untuk mengendalikan alih fungsi lahan pertanian, serta melakukan pembinaan dan pengawasan pemanfaatan lahan pertanian berkelanjutan,” ucap Bupati Syafrudin Noor.
Lebih lanjut, Ranperda tersebut juga bertujuan untuk melindungi kawasan dan lahan pertanian, mewujudkan kemandirian, ketahanan, kedaulatan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan petani.
“Kami sangat mendukung pembahasan Ranperda inisiatif DPRD HSS tentang perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan ini untuk dilanjutkan menjadi Perda,” tuturnya.
Bupati HSS, Syafrudin Noor mengungkapkan, sektor pertanian memiliki peran dan fungsi strategis bagi masyarakat Kabupaten HSS yang kebanyakan berprofesi sebagai petani.
“Alih fungsi lahan pertanian merupakan ancaman besar terhadap pencapaian ketahanan dan keamanan pangan,” katanya.
Tidak hanya itu, Pemkab HSS juga telah mendukung Ranperda ini melalui pengusulan normalisasi sungai Amandit Baru ke Balai Sungai Kalimantan agar tidak ada lagi persawahan yang tergenang air.
“Kita berharap dengan pengerukan sungai nantinya, proses tanam padi yang dilakukan para petani dapat kembali lancar tanpa takut terendam air lagi,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD HSS, Akhmad Fahmi, mengucapkan terima kasih kepada Pemkab HSS yang sudah mendukung Ranperda inisiatif Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan ini.
“Semoga pembahasan Ranperda ini bisa selesai tepat waktu hingga menjadi Perda yang dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya para petani di Kabupaten HSS,” pungkas Akhmad Fahmi.
