PARINGIN (BALANGAN)

Hama Meningkat di Musim Kemarau, Petani Cabai di Balangan Terancam Gagal Panen

×

Hama Meningkat di Musim Kemarau, Petani Cabai di Balangan Terancam Gagal Panen

Sebarkan artikel ini
Petani Cabai di Balangan terancam gagal panen akibat meningkatnya populasi hama di musim kemarau. (Dok: Ilustrasi)
Petani Cabai di Balangan terancam gagal panen akibat meningkatnya populasi hama di musim kemarau. (Dok: Ilustrasi)

PARINGIN, narasipublik.net Cuaca kering dan suhu udara yang tinggi pada musim kemarau mulai mengancam produktivitas para petani cabai di wilayah Kabupaten Balangan.

Kondisi iklim saat ini dinilai memicu lonjakan populasi hama pengganggu seperti trips dan kutu kebul yang berisiko merusak tanaman hingga memicu gagal panen.

Serangan hama penghisap cairan daun ini merusak jaringan tanaman, menghambat fase pertumbuhan, serta mengganggu proses pembuahan cabai secara signifikan.

Seorang petani lokal, Su’aib, mengungkapkan bahwa tingginya intensitas serangan hama menuntut kewaspadaan ekstra agar kerusakan tidak semakin menyebar luas.

“Musim kemarau ini hama trips dan kutu kebul sangat banyak, jadi tanaman harus rutin diperiksa agar penanganan bisa cepat dilakukan,” ujar Su’aib, Jumat (21/08/2026).

Penyebaran hama yang tergolong masif terutama pada vegetasi muda berpotensi menggagalkan proses produksi jika penanganannya tidak dilakukan secara cepat dan tepat.

“Jika terlambat bertindak, dampaknya sangat fatal karena bisa membuat tanaman mati total dan gagal memetik hasil,” lanjutnya.

Selain ancaman kegagalan produksi, para petani juga terbebani oleh pembengkakan biaya operasional guna membeli obat-obatan pengendali hama tambahan.

Situasi tersebut mendorong para petani meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan menurunkan Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) secara intensif ke lapangan.

“Kami sangat berharap PPL memberikan pendampingan teknis agar serangan hama dapat dikendalikan dan tidak meluas ke lahan lain,” pungkasnya.