KANDANGAN (HSS)SEJARAH & BUDAYA

Fasilitasi Renovasi Monumen Bersejarah, Pemkab HSS Ucapkan Terima Kasih Kepada PT AGM

671
×

Fasilitasi Renovasi Monumen Bersejarah, Pemkab HSS Ucapkan Terima Kasih Kepada PT AGM

Sebarkan artikel ini
Pemkab HSS Ucapkan Terima Kasih Kepada PT AGM
Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan, Syamsuri Arsyad menyerahkan piagam penghargaan kepada PT Antang Gunung Meratus (AGM) atas partisipasi dan bantuannya terhadap renovasi Tugu Munggu Raya yang disaksikan oleh Bupati HSS, Achmad Fikry, Kamis (02/09/2021).

KANDANGAN, narasipublik.netRampungnya proses renovasi monumen bersejarah tugu Munggu Raya tidak lepas dari dukungan berbagai pihak yang telah ikut membantu di dalamnya.

Salah satunya yakni PT Antang Gunung Meratus (AGM) yang sudah memfasilitasi terlaksananya proyek renovasi monumen tempat peristiwa penting berskala internasional tersebut.

Atas partisipasi dan kepeduliannya terhadap pelestarian sejarah budaya dan nilai-nilai juang tersebut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Selatan ikut memberikan apresiasi kepada PT AGM.

“Kita ucapkan terima kasih kepada PT AGM yang sudah menjadi donatur dalam pembangunan tugu Munggu Raya ini,” ucap Bupati Achmad Fikry didampingi Wabup Syamsuri Arsyad, Kamis (02/09/2021).

Keikutsertaan perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan tersebut membuktikan bahwa pihaknya sangat peduli terhadap pelestarian peninggalan sejarah di Kalimantan Selatan (Kalsel) khususnya Kabupaten HSS.

“Ini merupakan langkah nyata dari PT AGM untuk melestarikan nilai-nilai juang yang ada di wilayah kerjanya,” tuturnya.

Sementara itu, Pemkab HSS juga memberikan piagam penghargaan yang diserahkan oleh Wabup Syamsuri Arsyad kepada Manager External Affair PT AGM, Andhika Dewa Permata saat menghadiri peresmian tugu Munggu Raya.

Sekedar diketahui, monumen tugu Munggu Raya yang terletak di Desa Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten HSS ini sendiri merupakan salah satu peninggalan sejarah berskala internasional.

Dimana lokasi tersebut dulunya menjadi tempat perundingan antara pihak Belanda dengan Tentara ALRI Divisi IV Kalimantan yang dipimpin Brigjen Hasan Basry pada tanggal 2 September 1949.

Bahkan perundingan sendiri langsung disaksikan oleh perwakilan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) lewat komisi tiga negara yang terdiri dari Amerika Serikat, Australia, dan Belgia. (Rey)

Editor : Van