AMUNTAI, narasipublik.net – Musibah kebakaran yang melanda kawasan Pasar Alabio, Desa Sungai Pandan Hulu, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik, Kamis (14/05/2026) dini hari.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.45 WITA tersebut menghanguskan puluhan kios maupun lapak pedagang yang menjual pakaian dan bahan pokok sembako.
Berdasarkan data terbaru, sebanyak 28 kios dilaporkan terdampak dalam insiden ini dengan tingkat kerusakan yang bervariasi, mulai dari ringan hingga hangus 100 persen.
Anggota Damkar HSU, Edy Saputra, mengungkapkan bahwa terdapat 12 kios kosong yang terbakar habis, sementara 12 kios berpenghuni rusak 50 persen, dan empat kios lainnya rusak ringan.
“Rinciannya, 12 kios terbakar 100 persen dalam kondisi kosong, kemudian 12 kios mengalami kerusakan sekitar 50 persen dan ditempati pedagang, serta empat kios mengalami kerusakan sekitar 20 persen dalam keadaan kosong,” ujar Edy Saputra.
Sementara itu, Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto melalui Kasat Reskrim AKP Teguh Kuatman, menjelaskan bahwa hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal oleh tim Inafis mengarah pada arus pendek.
Meski demikian, pihak kepolisian masih menunggu kedatangan tim Bid Labfor Polda Kalsel untuk melakukan pemeriksaan mendalam guna memastikan penyebab pasti musibah tersebut.
“Dugaan sementara dari tim Inafis kita adalah korsleting listrik. Sedangkan untuk kepastiannya, kita sedang menunggu tim dari Bid Labfor Polda Kalsel datang untuk melakukan pemeriksaan kembali di TKP,” kata AKP Teguh Kuatman.
Meskipun puluhan tempat usaha hancur menjadi arang, pihak kepolisian memastikan tidak ada laporan korban jiwa dalam musibah kebakaran kali ini.
Disisi lain, Wakil Bupati HSU Hero Setiawan terpantau telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi kebakaran untuk memantau proses pendataan kerugian material yang dialami pedagang.
