KANDANGAN, narasipublik.net – Tim penilai Evaluasi Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah (PK2D) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengunjungi Desa Gambah Luar Muka, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Rabu (13/05/2026).
Kedatangan tim penilai PK2D Provinsi Kalsel ini disambut langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Muhammad Noor, bersama Ketua TP PKK HSS, Hj. Mustaidah Syafrudin Noor.
Kegiatan penilaian ini merupakan bagian dari upaya sistematis pemerintah provinsi dan daerah dalam memperkuat ketahanan keluarga serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat desa.
Dalam sambutannya, Sekda Muhammad Noor menegaskan bahwa kehadiran tim penilai menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS untuk melakukan evaluasi terhadap program pemberdayaan masyarakat.
“Kehadiran tim penilai evaluasi PK2D Provinsi Kalsel ini menjadi semangat dan motivasi bagi kami dalam memperkuat pembangunan keluarga di daerah,” ujar Muhammad Noor.
Ia menjelaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya dilihat dari infrastruktur fisik, melainkan dari kualitas sumber daya manusia yang fondasinya dimulai dari lingkungan keluarga.
Oleh karena itu, Desa Gambah Luar Muka dipilih sebagai proyek percontohan (pilot project) karena dinilai mampu merepresentasikan penguatan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat desa.
“Kami berharap desa Gambah Luar Muka dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi desa lainnya dalam membangun ketahanan keluarga dan kehidupan sosial masyarakat yang lebih baik,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang KHPK Dinas PPPAKB Provinsi Kalsel, Rosda, menjelaskan bahwa proses evaluasi ini didasarkan pada data Indeks Kualitas Keluarga yang telah dihimpun sejak pertengahan tahun 2025.
Data tersebut menjadi landasan bagi pemerintah untuk melakukan intervensi lintas sektor guna menyelesaikan berbagai persoalan keluarga secara mandiri dan berkelanjutan.
“Kami berharap perbaikan kondisi kualitas keluarga di desa ini sudah dapat terealisasi sesuai rencana yang telah disusun untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Rosda.
Lebih lanjut, evaluasi PK2D ini juga difokuskan pada penguatan kesetaraan gender, pemenuhan hak anak, serta peningkatan keterampilan perempuan dalam mengelola usaha ekonomi produktif.
