KANDANGAN (HSS)PERISTIWA

BPBD HSS Catat 88 Kejadian Karhutla, Lebih 253 Hektare Lahan Hangus Terbakar

×

BPBD HSS Catat 88 Kejadian Karhutla, Lebih 253 Hektare Lahan Hangus Terbakar

Sebarkan artikel ini
Satgas BPBD HSS melakukan pemadaman terhadap areal lahan yang terbakar. (Dok: Istimewa)
Satgas BPBD HSS melakukan pemadaman terhadap areal lahan yang terbakar. (Dok: Istimewa)

KANDANGAN, narasipublik.net Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas di 11 kecamatan se-Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) hingga mencatatkan total luasan terdampak mencapai 253,40 hektare.

Data terbaru Pusdalops-PB BPBD HSS merincikan setidaknya ada 88 kejadian karhutla yang melalap vegetasi semak belukar hingga Kamis (20/08/2026) sore.

Dua kebakaran terbaru terjadi di Desa Balimau Kecamatan Kalumpang seluas 2 hektare dan Desa Amawang Kiri Muka Kecamatan Kandangan seluas 1,4 hektare.

Hingga saat ini, Kecamatan Kalumpang menjadi kawasan paling parah dilanda karhutla dengan luas area terbakar mencapai 66,20 hektare dari 17 kejadian.

Kondisi tersebut disusul Kecamatan Daha Selatan seluas 53,50 hektare serta Kecamatan Daha Barat yang mencatatkan luas kebakaran 43,40 hektare.

Kepala Pelaksana BPBD HSS, Ika Aguspiannor, mengungkapkan bahwa medan di wilayah Daha menjadi tantangan terberat petugas lantaran sangat sulit dijangkau dari darat.

“Kami telah mengajukan bantuan helikopter water bombing ke tingkat provinsi khusus untuk penanganan karhutla di kawasan Daha Barat,” ujar Ika, Jumat (21/08/2026).

Sementara itu, ia juga mengapresiasi soliditas tim gabungan dari TNI-Polri, Satgas desa, relawan BPK, hingga kalangan swasta yang terus bergerak bahu-membahu memadamkan api.

Sinergi antarlembaga tersebut diakui sangat membantu operasional BPBD HSS di tengah keterbatasan unit serta peralatan pemadam yang dimiliki.

Kabupaten HSS sendiri saat ini masih dalam penetapan status Siaga Darurat Karhutla yang berlaku sejak 22 Juli hingga 23 Oktober 2026 mendatang.