KANDANGAN (HSS)

Berikan Materi Kepemimpinan, Wabup Syamsuri Ajak Milenial Teladani Sifat Rasulullah

×

Berikan Materi Kepemimpinan, Wabup Syamsuri Ajak Milenial Teladani Sifat Rasulullah

Sebarkan artikel ini
Latihan Kader HMI
Wabup HSS Syamsuri Arsyad, menjadi narasumber Latihan Kader (LK-II) intermediete training tingkat regional BADKO Kalsel-Teng HMI, Rabu (16/03/2022).

KANDANGAN, narasipublik.netWakil Bupati (Wabup) Hulu Sungai Selatan (HSS) Syamsuri Arsyad, menjadi narasumber Latihan Kader (LK-II) intermediete training tingkat regional BADKO Kalsel-Teng, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kandangan, Rabu (16/03/2022).

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kandangan tersebut, Wabup Syamsuri memberikan materi tentang analisis tipe kepemimpinan ideal di era milenial.

Wabup Syamsuri mengatakan, banyak gaya kepemimpinan yang dianggap ideal dengan berbagai ciri-ciri seperti kompeten, kepedulian, peka dengan keadaan, punya solusi terhadap persoalan, menguasai IT serta penampilan yang milenial.

Latihan Kader HMI

Namun, dari semua ciri-ciri pemimpin ideal tersebut, sebagai seorang muslim tentunya harus melihat dan mencontoh gaya kepemimpinan yang diteladani oleh Nabi Muhammad SAW.

“Rasulullah adalah sebaik-baiknya pemimpin, jadi kita harus bisa mencontoh setiap sifat beliau, khususnya dalam masalah kepemimpinan,” ucap Wabup Syamsuri.

Diungkapkan lebih lanjut, banyak sifat yang ada dalam diri Nabi Muhammad SAW, diantaranya Siddiq, Amanah, Tabligh dan Fathonah.

“Siddiq artinya jujur untuk menjadi orang yang benar, baik dalam perbuatan maupun perkataan yang saling berkaitan dan tidak bertolak belakang,” tuturnya.

Latihan Kader HMI

Sedangkan Sifat Amanah adalah bisa dipercaya atau dengan kata lain memiliki kredibilitas, yang mana sifat tersebut merupakan hal yang penting dalam kehidupan.

“Artinya, perkataan dan perbuatan kita mengandung hal fakta yang bisa dipertanggungjawabkan secara nyata dalam kehidupan,” terang Wabup Syamsuri.

Selanjutnya, sifat Tabligh atau penyampai risalah yang memiliki maksud, bahwa Rasulullah SAW adalah seorang yang informatif dan pandai berkomunikasi, sehingga harus menonjol dalam kepribadian seorang pemimpin.

“Fathonah atau cerdas, haruslah dimiliki oleh setiap pemimpin untuk menentukan kebijakan dalam menyikapi hal-hal yang bersifat sensitif,” tambahnya.

Tidak hanya itu, seorang pemimpin juga harus mempunya conceptual skills dan technical skills atau keterampilan teknis dalam memimpin suatu kelompok.

“Pemimpin juga harus memiliki human being sebagai makhluk sosial, agar bisa berpikir dan memiliki perasaan dan kepekaan terhadap sesama,” pungkasnya.

Reporter : Rey
Editor : Van