BALANGAN, narasipublik.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan, mendapati data yang tidak valid terkait penerima insentif untuk para ustaz dan ustazah.
Sehingga, harus melakukan validasi data terlebih dahulu agar penyaluran tepat sasaran. Hal itulah, yang menyebabkan penyaluran insentif ustaz dan ustazah sedikit terlambat.
“Kendala yang menyebabkan terlambatnya penyaluran insentif untuk para ustaz dan ustazah dikarenakan kerancuan data, banyak data yang tidak valid, ada yang abal-abal” ucap Bupati Balangan Abdul Hadi, Selasa (24/8/2021).
Lebih ironis, para ustaz dan ustazah yang selama ini namanya masuk dalam data sebagai penerima insentif, ternyata tidak pernah menerima uang tersebut.
“Misalnya di Desa Sungsum, Kecamatan Tebing Tinggi, di dalam data ada sekitar 20 ustaz dan ustazah. Setelah dikonfirmasi, ternyata banyak yang tidak tahu dan tidak menerima dana tersebut,” bebernya.
Abdul Hadi mengaku tidak mengetahui, ke mana mengalirnya dana yang selama bertahun-tahun disalurkan itu.
Maka, ia mengatakan hal itu harus dilakukan evaluasi agar tepat sasaran.
Tim Validasi yang terdiri Habib Muhammad Zacky Alaydrus dan lainnya, akan merampungkan proses validasi data. Sehingga insentif para ustaz dan ustazah, marbut, dai, guru tahfiz, dan guru TPA akan tepat sasaran.
“Kami harap maklum dan harap bersabar menunggu semua data dirampungkan secepat mungkin, dan akan segera disalurkan,” pungkasnya. (Fik)
Editor : Yat
