PARINGIN (BALANGAN)SERBA - SERBI

Pemkab Balangan Rencanakan Pengembangan Objek Wisata Air Terjun Batarius

310
×

Pemkab Balangan Rencanakan Pengembangan Objek Wisata Air Terjun Batarius

Sebarkan artikel ini
Objek Wisata Air Terjun Batarius
RAPAT : Pemkab Balangan menggelar rapat koordinasi pengembangan objek wisata air terjun Batarius.

BALANGAN, narasipublik.netPengembangan potensi wisata merupakan salah satu program dalam visi misi di era kepemimpinan Bupati Balangan, Abdul Hadi dan Wakil Bupati, Supiani pada periode 2021-2024.

Guna menunjang terealisasinya visi misi tersebut, pemerintah Kabupaten Balangan menggelar rapat pengembangan potensi pariwisata yang ada di Kecamatan Halong dan Kecamatan Tebing Tinggi, di aula Benteng Tundakan, kemarin.

Wabup Supiani mengatakan, hingga saat ini Kabupaten Balangan masih belum memiliki pariwisata yang memadai, sehingga perlu adanya upaya peningkatan pada sektor tersebut.

“Kami akan berusaha agar di Kabupaten Balangan memiliki tempat wisata yang memadai, sesuai dengan visi misi kami bersama pak bupati,” ucapnya.

Dengan digelarnya rapat koordinasi kali ini diharapkan mampu mempercepat terlaksananya realisasi peningkatan tempat wisata yang mana seluruh anggaranya sudah dipersiapkan.

“Kami meminta masing-masing bidang untuk segera menganggarkan, sehingga di perubahan ini kita berharap sudah bisa berjalan baik perencanaan maupun pelaksanaannya,” tuturnya.

Diantara potensi wisata yang akan dikembangkan, objek wisata air terjun Batarius di Kecamatan Halong menjadi salah satu fokus utama, dimana nantinya akan dibuat akses jalan menuju lokasi tersebut.

“Sepanjang perjalanan menuju air terjun Batarius juga terdapat beberapa objek-objek wisata kecil yang dilewati, sehingga disana sangat cocok untuk dikembangkan,” ujarnya.

Sementara itu, Wabup Supiani menuturkan, objek wisata lainnya seperti yang ada di Desa Ajung, Kecamatan Tebing Tinggi dan Desa Liyu Kecamatan Halang juga akan dilakukan pengembangan.

“Semuanya akan dikembangan, namun pelaksanaanya kita lakukan secara bertahap,” pungkasnya. (Fik)