KANDANGAN, narasipublik.net – Warga Desa Lungau, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), digemparkan oleh penemuan Nenek Kamariah (74) yang sebelumnya dilaporkan hilang misterius sejak akhir pekan lalu, Selasa (27/10/2026).
Korban yang tinggal sebatang kara itu sebelumnya dikabarkan tidak kunjung pulang ke rumah sejak Minggu (25/10/2026) sore, usai terlihat beraktivitas di tepi Sungai Amandit.
Warga sempat menduga lansia tersebut terseret arus sungai lantaran keberadaannya terakhir kali terlihat di seberang perairan desa.
Menindaklanjuti laporan warga, tim SAR gabungan dari Satpol PP dan Damkar HSS, Basarnas, Tagana, TNI-Polri, hingga puluhan unsur relawan langsung bergerak melakukan penyisiran.
Pencarian intensif yang dilakukan di jalur darat serta menyusuri aliran Sungai Amandit sempat dihentikan sementara pada Senin malam pukul 22.30 WITA sebelum dilanjutkan kembali keesokan paginya.
Titik terang pencarian akhirnya muncul pada Selasa pagi sekitar pukul 09.00 WITA setelah tim gabungan memperluas radius penyisiran.
Ketua Kerukunan BPK/PMK HSS, Ronaldy Prana Putra, mengungkapkan bahwa korban ditemukan dalam kondisi hidup kendati fisik sekujurnya melemah.
“Nenek Kamariah berhasil ditemukan di daratan, persisnya di bawah pohon kapuk besar dengan jarak sekitar 500 meter dari titik awal pencarian,” kata Ronaldy.
Relawan evakuasi dari PMK Pangdam, Nuzhan, menyebutkan bahwa korban langsung dipulangkan ke kediamannya atas permintaan pribadi setelah sempat menolak dibawa ke fasilitas medis.
“Korban langsung kita antarkan pulang ke rumahnya karena yang bersangkutan menolak saat hendak dibawa ke puskesmas,” ujar Nuzhan.
Perwakilan Pemerintah Desa Lungau, Muhammad Fahriansyah, menyampaikan terima kasih kepada seluruh relawan dan aparat yang bahu-membahu menyelamatkan warganya.
“Atas nama pemerintah desa dan pihak keluarga, kami mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada seluruh relawan, TNI-Polri, dan warga yang ikut melakukan pencarian,” ucap Fahriansyah.








