MARTAPURA, narasipublik.net – Kepolisian Resor (Polres) Banjar mengungkap dugaan kasus penganiayaan berat yang mengakibatkan seorang warga tewas di kawasan Jalan Menara Sirang, Desa Awang Bangkal Barat, Kecamatan Karang Intan.
Peristiwa berdarah yang menimpa Ahmadi (34), warga setempat yang berprofesi sebagai buruh harian lepas, terjadi pada Selasa (20/10/2026) sore sekitar pukul 15.30 WITA.
Kapolres Banjar AKBP Boni Arifianto melalui Kasi Humas Polres Banjar, AKP Alfian Noor, menerangkan kejadian bermula saat korban tengah berencana berangkat menuju kebun miliknya.
Di tengah perjalanan, korban mendadak dihadang oleh pelaku yang mendesak minta diantarkan menuju kawasan Desa Awang Bangkal.
Ahmadi yang menolak permintaan tersebut sempat berusaha mengajak saksi di sekitar lokasi untuk bersama-sama mengamankan pelaku.
Namun, pelaku yang sudah memegang senjata tajam jenis celurit dan parang langsung tersulut emosi hingga perkelahian tak terhindarkan.
“Korban sempat berteriak minta ampun, terus pelaku mengambil celurit dan menebaskan ke arah korban,” ungkap AKP Alfian Noor, Rabu (21/10/2026).
Sabetan senjata tajam tersebut mengenai sejumlah bagian vital tubuh korban, seperti area wajah, leher, hingga pergelangan tangan yang memicu pendarahan hebat.
Usai melihat korban tak berdaya dan meninggal dunia di tempat kejadian, pelaku langsung kabur melarikan diri membawa sepeda motor milik korban.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengamankan barang bukti berupa celurit, parang, pakaian berdarah, serta melakukan perburuan terhadap pelaku.











