KANDANGAN (HSS)

Jelang Penilaian PAAREDI, TP PKK HSS Tekankan Kelengkapan Data dan Inovasi Desa

×

Jelang Penilaian PAAREDI, TP PKK HSS Tekankan Kelengkapan Data dan Inovasi Desa

Sebarkan artikel ini
Ketua TP PKK HSS Hj. Mustaidah Syafrudin Noor menghadiri pembinaan PAAREDI di Desa Gambah Dalam, Kecamatan Kandangan. (Dok. Istimewa)
Ketua TP PKK HSS Hj. Mustaidah Syafrudin Noor menghadiri pembinaan PAAREDI di Desa Gambah Dalam, Kecamatan Kandangan. (Dok. Istimewa)

KANDANGAN, narasipublik.netKetua Tim Penggerak PKK Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Hj. Mustaidah Syafrudin Noor, melakukan pembinaan Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) di Desa Gambah Dalam, Kecamatan Kandangan, Senin (25/05/2026).

Langkah ini dilakukan secara intensif guna memastikan kesiapan desa dalam menghadapi ajang perlombaan PAAREDI tingkat kabupaten dapat berjalan maksimal.

Ketua TP PKK HSS, Hj. Mustaidah, menginstruksikan seluruh jajaran pengurus untuk meneliti kembali berbagai aspek penilaian yang telah ditetapkan oleh tim evaluasi.

“Perhatikan dengan teliti kelengkapan administrasi, validitas data, dokumentasi kegiatan, hingga inovasi program yang sudah dijalankan di desa ini,” ujar Hj. Mustaidah.

Ia menekankan bahwa kesiapan berkas administrasi dan sinkronisasi data di lapangan merupakan kunci utama kesuksesan dalam tahapan penilaian.

“Setiap kekurangan yang masih ada harus segera dilengkapi atau ditambahkan sebelum tim penilai turun melakukan evaluasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, istri Bupati HSS ini menyebutkan bahwa esensi dari program PAAREDI sejatinya bukan semata-mata demi mengejar gelar juara dalam sebuah kompetisi.

“Program ini adalah wujud upaya bersama kita dalam memperkuat pola asuh anak dan remaja di era digital, agar tumbuh kembang mereka lebih terarah, positif, dan bertanggung jawab,” tuturnya.

Kegiatan pembinaan ini turut dihadiri oleh Ketua Bidang Pokja I PKK HSS Hj. Misnawati Suriani, Camat Kandangan Heri Utomo, serta jajaran TP PKK tingkat kecamatan maupun desa.

Melalui pendampingan ini, Desa Gambah Dalam diharapkan mampu tampil prima saat penilaian dan menjadi model percontohan penerapan pola asuh keluarga yang ideal di tengah gempuran teknologi digital.