HUKUM & KRIMINALKOTA BANJARMASIN

Patroli Ramadan, Polresta Banjarmasin Amankan 11 Remaja Pesta Miras Oplosan

×

Patroli Ramadan, Polresta Banjarmasin Amankan 11 Remaja Pesta Miras Oplosan

Sebarkan artikel ini
Polisi amankan belasan remaja dibawah umur yang kedapatan pesta miras di malam Ramadan. (Dok. Ilustrasi AI)
Polisi amankan belasan remaja dibawah umur yang kedapatan pesta miras di malam Ramadan. (Dok. Ilustrasi AI)

BANJARMASIN, narasipublik.net Memasuki hari keempat Ramadan 1447 Hijriah, Polresta Banjarmasin kembali menggelar patroli rutin untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Minggu (22/2/2026) dini hari.

Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan 11 remaja yang kedapatan pesta minuman keras (miras) oplosan.

Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Cuncun Kurniadi melalui Kabag Ops Kompol Supriyanto menjelaskan, para remaja itu diamankan di kawasan Teluk Tiram, Banjarmasin Barat.

“Sebanyak 11 remaja kami amankan karena diduga mengonsumsi miras jenis alkohol murni yang dicampur dengan minuman lain. Sebagian besar masih di bawah umur,” ungkap Supriyanto.

Selain mengamankan para remaja, petugas juga menyita barang bukti minuman keras yang ditemukan di lokasi.

Para remaja tersebut kemudian dibawa ke Mapolresta Banjarmasin untuk menjalani pembinaan. Orang tua mereka turut dipanggil guna diberikan pemahaman dan pengawasan lebih ketat.

“Momentum Ramadan seharusnya diisi dengan kegiatan positif dan ibadah, bukan justru melakukan hal yang merugikan diri sendiri,” tegasnya.

Menurutnya, mengkonsumsi miras tidak hanya membahayakan kesehatan, tetapi juga berpotensi memicu perkelahian dan tindak pidana lainnya.

“Kami minta orang tua lebih aktif mengawasi anak-anaknya, mengetahui mereka berada di mana dan memastikan sudah di rumah sebelum tengah malam,” tambah Supriyanto.

Patroli tersebut merupakan kegiatan gabungan fungsi yang melibatkan Satreskrim dan polsek jajaran. Sasaran operasi meliputi balap liar, perang sarung, serta peredaran dan konsumsi minuman keras.

“melalui kegiatan razia penyakit masyarakat ini, potensi gangguan kamtibmas dapat kita cegah sejak dini,” pungkasnya.