KOTA BANJARBARUPUBLIK SPORT

20 Tim Kelurahan Berebut Piala Banjarbaru Emas 2026 di Turnamen Gila Bola U-40

×

20 Tim Kelurahan Berebut Piala Banjarbaru Emas 2026 di Turnamen Gila Bola U-40

Sebarkan artikel ini
Staf Ahli Wali Kota Banjarbaru Bidang Hukum dan Politik, Kemas Akhmad Rudi Indrajaya membuka Turnamen Gila Bola U-40 Piala Banjarbaru Emas 2026. (Dok: Istimewa)
Staf Ahli Wali Kota Banjarbaru Bidang Hukum dan Politik, Kemas Akhmad Rudi Indrajaya membuka Turnamen Gila Bola U-40 Piala Banjarbaru Emas 2026. (Dok: Istimewa)

BANJARBARU, narasipublik.net – Persaingan memperebutkan trofi bergilir Piala Banjarbaru Emas 2026 resmi bergulir di Lapangan Sepak Bola Dr. Murdjani, Banjarbaru, Selasa (27/10/2026).

Sebanyak 20 tim perwakilan kelurahan se-Kota Idaman siap bertarung dalam Turnamen Gila Bola Tutup Tahun II khusus kategori usia 40 tahun ke atas (U-40).

Pembukaan laga dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Wali Kota Banjarbaru Bidang Hukum dan Politik, Kemas Akhmad Rudi Indrajaya, yang hadir mewakili Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby.

Dalam arahannya, Rudi menegaskan bahwa faktor usia bukan menjadi penghalang bagi para veteran sepak bola untuk tetap tampil kompetitif dan menjaga kebugaran.

“Turnamen bola kategori usia 40 bukanlah penghalang untuk tetap aktif, sehat, dan juga penuh semangat,” ujar Rudi.

Persaingan sengit langsung tersaji pada laga perdana yang mempertemukan Tim Sungai Ulin melawan Kemuning dengan skor akhir 2-1 untuk kemenangan Sungai Ulin.

Ketua Panitia Pelaksana, Didy Machyudi, menyampaikan apresiasinya atas antusias seluruh kelurahan di Kota Banjarbaru yang mengirimkan perwakilannya.

“Alhamdulillah untuk jilid kedua ini Gila Bola Tutup Tahun 2026 Piala Wali Kota Banjarbaru Emas diikuti 20 kelurahan secara lengkap,” kata Didy.

Ia menjelaskan kompetisi yang dijadwalkan berlangsung hingga 7 November 2026 ini dirancang sebagai wadah silaturahmi sekaligus ajang nostalgia bagi para mantan pesepak bola lokal.

“Harapan kita semakin mempererat tali silaturahmi antara sesama pemain senior yang dulunya merupakan mantan pemain di kelurahan,” terangnya.

Didy juga berpesan kepada seluruh peserta agar tetap menjunjung tinggi prinsip fair play selama turnamen berlangsung demi menjaga kondusivitas pertandingan.

“Kami mengharapkan sportivitas yang tinggi dari masing-masing pemain dan klub yang ada,” pungkasnya.