KANDANGAN, narasipublik.net – Wakil Bupati (Wabup) Hulu Sungai Selatan (HSS) Syamsuri Arsyad memberikan arahan kepada Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kecamatan Kalumpang, Sabtu (02/07/2022).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Kalumpang tersebut bertujuan dalam upaya menangani dan menuntaskan stunting pada anak.
Wabup HSS Syamsuri Arsyad mengatakan, masalah stunting menjadi hal yang sangat krusial bagi setiap kabupaten/kota di Kalimantan Selatan (Kalsel) tidak terkecuali di Kabupaten HSS.

“Meski angka stunting di Kabupaten HSS cukup tinggi, namun itu harus tetap kita tuntaskan,” ucap Wabup Syamsuri.
Hingga saat ini, Pemkab HSS melalui Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan beserta stakeholder akan berupaya memberikan berbagai bantuan sesuai yang dibutuhan di lapangan.
“Sesuai target-target yang telah kita ditetapkan bersama, Insyallah bulan Oktober mendatang stunting sudah bisa kita tuntaskan,” tuturnya.
Tidak hanya itu, Wabup Syamsuri berharap TPK lebih cermat untuk mengamati kondisi di lapangan, sehingga nantinya bisa didiskusikan dilakukan evaluasi.
“Tugasnya adalah untuk mencari dan kumpulkan data, apakah makanan mereka sudah sesuai dengan gizi yang seimbang,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas P2KBP3A HSS, Dian Marliana mengatakan, di Kecamatan Kalumpang ada sebanyak 27 TKP yang bertugas sebagai pendamping keluarga yang beresiko stunting.
“TPK tersebut terdiri dari Kader Tim Penggerak PKK, Kader KB serta bidan desa,” terangnya.
Diterangkan lebih lanjut, seluruh TPK sudah diberikan pelatihan sejak 2021 untuk orientasi aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil guna memantapkan tugas pendampingan keluarga beresiko stunting.
“Orientasi dilakukan mulai dari calon pengantin, ibu hamil, ibu pasca bersalin dan ibu yang memiliki balita,” pungkasnya.
Reporter : Rey
Editor : Van
