PUBLIK SPORT, narasipublik.net – Dewa United harus bermain tanpa Rafael Struick setelah sang penyerang diganjar kartu merah dalam laga melawan Bhayangkara FC pada lanjutan Super League 2025-2026.
Pertandingan tersebut digelar di kandang Bhayangkara FC, Senin (05/01/2026), dan berakhir dengan kemenangan tipis tuan rumah.
Rafael Struick masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-62. Ia menggantikan Theo Fillo Numberi untuk menambah daya gedor lini depan Dewa United.
Namun, situasi berubah pada penghujung babak kedua. Struick melakukan tindakan yang dinilai melanggar sportivitas di tengah permainan.
Pemain berusia 22 tahun itu melepaskan tendangan yang mengenai Ilija Spasojevic, meski wasit telah meniup peluit tanda pelanggaran.
Wasit pun tak ragu memberikan kartu merah langsung kepada Struick pada menit ke-90+7.
Tak lama setelah pertandingan, Struick mengirimkan pesan permintaan maaf kepada Spasojevic. Hal itu diungkapkan langsung oleh Spaso melalui akun Instagram pribadinya.
“Saudaraku, kejadian hari ini bukan masalah pribadi,” tulis Struick dalam pesan tersebut.
“Aku bertindak berdasarkan emosi dan itu tidak baik. Maaf dan semoga sukses di musim ini,” lanjutnya.
Spasojevic merespons permintaan maaf itu dengan sikap dewasa. Ia menilai insiden tersebut sebagai bagian dari proses belajar.
“Tidak apa-apa adikku. Kita belajar dari ini dan terus maju,” tulis Spaso.
“Kamu adalah masa depan sepak bola Indonesia,” tambah striker senior tersebut.
Sementara itu, Bhayangkara FC memastikan kemenangan lewat gol tunggal Fareed Sadat pada menit ke-43 dan mengunci laga dengan skor 1-0.

