KOTA BANJARMASINPERISTIWA & HUKUM

Polisi Tetapkan Sopir Sebagai Tersangka Dalam Peristiwa Truk Jatuh di Pelabuhan Trisakti

×

Polisi Tetapkan Sopir Sebagai Tersangka Dalam Peristiwa Truk Jatuh di Pelabuhan Trisakti

Sebarkan artikel ini
Polisi Tetapkan Sopir Sebagai Tersangka
Proses evakuasi truk yang tercebur di dermaga Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

BANJARMASIN, narasipublik.net Pihak kepolisian akhirnya menetapkan Suparman (42) sopir truk sebagai tersangka dalam peristiwa jatuhnya truk fuso di dermaga Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan dan Laut (KPL) Polresta Banjarmasin, AKP Aryansyah, melalui Kanit Reskrim KPL Ipda Famda Ega Persada mengatakan, atas peristiwa yang menyebabkan dua korban meninggal dunia sang sopir sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Untuk sekarang sudah ditetapkan sopir truk sebagai tersangka,” kata Kanit saat ditemui di halaman RS Ansari Saleh oleh awak media, Senin (13/09/2021).

Diketahui, sopir truk tersebut bernama Suparman alias Parman, kini diamankan di Mapolsek KPL Polresta Banjarmasin dan selanjutnya akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, setelah sang sopir ditetapkan sebagai tersangka, pihak KPL akan melakukan pemeriksaan lanjutan atas peristiwa tersebut.

“Pasal yang disangkakan sementara adalah pasal 359 dan 360 KUHP, dengan maksimal hukuman 5 tahun penjara,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, dari sembilan orang korban dari truk fuso tercebur di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin tersebut dua diantaranya merupakan sopir dan kondektur (asisten sopir).

Sedangkan 7 orang lainnya merupakan penumpang dari luar yang ingin ikut ke Surabaya.

Dari hasil pemeriksaan sementara peristiwa itu terjadi karena setir dari truk fuso bermuatan besi tua tersebut mengalami hilang kendali saat menaiki kapal.

“Namun, hal ini masih didalami,” tuturnya.

Sedangkan untuk korban yang mengalami patah kaki akibat peristiwa itu, juga masih dilakukan pemeriksaan dan selanjutnya korban akan dirujuk ke Kalimantan Tengah.

“Akan dirujuk ke Kalimantan Tengah karena sudah ada keluarganya yang menunggu untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” tungkasnya.

Reporter : DAL
Editor : Van