KALIMANTAN TENGAHPEMERINTAH DAERAH

Gandeng ITS Surabaya, Pemkab Kapuas Jadikan Mantangai Sebagai Prioritas RDTR

×

Gandeng ITS Surabaya, Pemkab Kapuas Jadikan Mantangai Sebagai Prioritas RDTR

Sebarkan artikel ini
Sekda Kapuas, Usis I Sangkai usai membuka kegiatan FGD I penyusunan RDTR Wilayah Mantangai Tahun 2026. (Dok. Narasi Publik)
Sekda Kapuas, Usis I Sangkai usai membuka kegiatan FGD I penyusunan RDTR Wilayah Mantangai Tahun 2026. (Dok. Narasi Publik)

KUALA KAPUAS, narasipublik.net Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kapuas bekerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menggelar Focus Group Discussion (FGD) I penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Mantangai Tahun 2026, Jumat (17/4/2026).

​Kegiatan yang berlangsung di Aula Bapperida ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas, Usis I Sangkai dan dihadiri Tim ITS Surabaya, jajaran Kepala Perangkat Daerah, Sekretaris PUPR, Kepala Bidang Tata Ruang, serta Camat Mantangai.

​Dalam sambutannya, Usis I Sangkai menjelaskan bahwa FGD ini merupakan langkah awal penyusunan RDTR dalam merencanakan pengembangan wilayah Mantangai agar lebih terukur dan terakomodir.

“Segala proses pembangunan harus mengakomodir kepentingan masyarakat, agar berjalan dengan baik dan tetap mengacu pada peraturan yang berlaku,” ujar Usis.

Ia menambahkan, ​upaya ini selaras dengan visi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas dalam mewujudkan daerah yang berdaya saing, sejahtera, indah, aman, dan religius secara optimal.

​Usis juga mengungkapkan bahwa nantinya seluruh kecamatan akan memiliki RDTR, namun Mantangai menjadi prioritas karena merupakan wilayah terluas di Kabupaten Kapuas.

​”Mantangai dipilih karena wilayahnya terluas di Kabupaten Kapuas, sehingga memiliki potensi besar sebagai sentra tanaman pangan,” ujarnya.

​Lebih lanjut, wilayah tersebut juga dinilai memiliki daya tarik tinggi bagi investasi, khusunya di sektor perkebunan, pertanian, hingga jasa lingkungan.

“​Penyusunan RDTR ini diharapkan mampu mempermudah akses bagi para investor nasional maupun masyarakat lokal yang ingin berinvestasi di wilayah kita,” pungkasnya.