KOTA BANJARMASINPERISTIWA

Operasi SAR KM Virgo Transport 8 Diperpanjang 7 Hari, 11 Korban Kembali Ditemukan

×

Operasi SAR KM Virgo Transport 8 Diperpanjang 7 Hari, 11 Korban Kembali Ditemukan

Sebarkan artikel ini
Tim SAR gabungan melakukan evakuasi korban KMP Virgo Transport 8 menggunakan helikopter. (Dok: Basarnas)
Tim SAR gabungan melakukan evakuasi korban KMP Virgo Transport 8 menggunakan helikopter. (Dok: Basarnas)

BANJARMASIN, narasipublik.net – Memasuki hari ke-14 operasi pencarian KM Virgo Transport 8, Tim SAR Gabungan kembali menemukan 11 korban baru di perairan bawah air dan kawasan pesisir pantai, Sabtu (26/09/2026).

Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, merinci empat korban ditemukan dari hasil penyelaman, sedangkan tujuh lainnya ditemukan terdampar di pesisir Kalimantan Tengah.

Penyelaman bawah air yang mengoperasikan empat gelombang penyisiran tersebut melibatkan kerja sama antara personel Basarnas Special Group (BSG) serta pasukan khusus Kopaska dan Koarmada TNI AL.

“Dari kegiatan penyelaman yang kita laksanakan empat sortie sampai sore hari, alhamdulillah kita bisa mengevakuasi empat korban,” ujar Yudhi Bramantyo.

Sementara itu, penemuan tujuh jenazah di pesisir pantai Kalteng tersebar di wilayah Kabupaten Sukamara, Kabupaten Seruyan, hingga wilayah Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat.

Seluruh jenazah yang terdampar di pesisir Kalteng tersebut langsung digeser menuju RS Bhayangkara Polda Kalsel di Banjarmasin guna mempercepat prosedur identifikasi oleh Tim DVI.

“Ketujuh jenazah yang ditemukan di wilayah Kalteng kami geser malam ini juga ke RS Bhayangkara di Banjarmasin karena fokus identifikasi dipusatkan di sana,” tegas Yudhi.

Dengan bertambahnya 11 korban ini, total akumulasi penumpang yang dievakuasi mencapai 172 orang dari estimasi 243 penumpang, dengan rincian 108 selamat, 64 meninggal dunia, dan 71 orang masih hilang.

Mengingat masih banyak penumpang yang belum ditemukan, Basarnas resmi memperpanjang masa operasi SAR hingga tujuh hari ke depan dengan evaluasi berkala tiap tiga hari.

Untuk menunjang kelancaran penyisiran di tengah laut, Basarnas juga melakukan rotasi armada dengan menarik KN SAR Pacitan dan menyiagakan KN SAR Purworejo di lokasi kejadian.