PARINGIN (BALANGAN)SERBA - SERBI

Dua Program Dinsos Balangan Kurangi Angka Kemiskinan

Avatar photo
308
×

Dua Program Dinsos Balangan Kurangi Angka Kemiskinan

Sebarkan artikel ini
Program Dinsos Balangan
Ferdy Syaftiawan, Plt Kabid Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Balangan.

BALANGAN, narasipublik.netBerdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) milik Kementrian Sosial Republik Indonesia, tercatat ada sebanyak 11 ribu lebih masyarakat Kabupaten Balangan dalam angka kemiskinan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Balangan, Ribowo melalui Plt Kabid Penanganan Fakir Miskin, Ferdy Syaftiawan, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (03/08/2021).

Dirinya mengatakan, berdasarkan SK Kemensos terakhir ada sebanyak 11 ribu orang lebih warga Kabupaten Balangan tercantum dalam DTKS yang menjadi titik fokus bagi Dinsos Balangan untuk menekan angka tersebut.

“Kami membuat beberapa program untuk mengurangi angka kemiskinan, seperti Kelompok Usaha Bersama (Kube) dan program UEP Perorangan,” ucapnya.

Dijelaskan, program Kube nantinya akan diikuti minimal 10 orang setiap kelompoknya yang memiliki embrio usaha dengan bantuan permodalan berupa perlengkapan usaha.

“Untuk program Kube, kita lebih mengarah pada ekonomi kreatif, seperti membuat kerajinan dan sebagainya, sejak tahun 2017 hingga 2018 sudah memiliki ratusan binaan,” tuturnya.

Sementara itu untuk program UEP Perorangan sendiri tidak jauh berbeda dengan Kube, namun hanya saja UEP bisa diterima oleh satu orang yang namanya tercantum di DTKS serta memiliki embrio usaha.

“Program UEP Perorangan ini kita mulai dari tahun lalu, dengan jumlah binaan hingga kini sudah sekitar 50 orang,” ujarnya.

Angka Kemiskinan Balangan
Badal Imanuddin, Bidang Statistik Sosial BPS Kabupaten Balangan.

Ditempat terpisah, Bidang Statistik Sosial BPS Kabupaten Balangan, Badal Imanuddin memaparkan, berdasarkan data BPS Balangan pada tahun 2020 angka Kemiskinan mencapai 5,32 persen dengan jumlah penduduk miskin mencapai 7.064,00 jiwa dan tingkat kemiskinan mencapai 0,24 persen.

“Untuk tahun 2021 ini tahap pengumpulan data sudah selesai dilaksanakan, namun perhitungan angkanya masih dalam proses di BPS RI,” imbuhnya. (Fik)