KOTA BANJARMASINPENDIDIKAN

Dispora Banjarmasin Siapkan Pemuda Untuk Hadapi Perubahan Era Disrupsi

Avatar photo
943
×

Dispora Banjarmasin Siapkan Pemuda Untuk Hadapi Perubahan Era Disrupsi

Sebarkan artikel ini
Dialog Kepemudaan Dispora Banjarmasin
Berbagai Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) mengikuti Dialog Kepemudaan Dispora Kota Banjarmasin, Selasa (26/10/2021).

BANJARMASIN, narasipublik.netDispora Kota Banjarmasin menggelar kegiatan Dialog Kepemudaan dengan tema pemuda Banjarmasin menghadapi perubahan di era disrupsi, Selasa (26/10/2021) kemarin.

Kegiatan yang dihelat di Aula Hotel Nasa Banjarmasin tersebut dibuka langsung oleh Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina.

Dalam sambutannya, Ibnu Sina mengatakan bahwa pemuda adalah agent of change yang harus terus berkembang, terutama di era disrupsi.

Dimana era disrupsi sendiri adalah era terjadinya perubahan besar-besaran disebabkan oleh adanya inovasi yang mengubah sistem dan tatanan ke taraf lebih baru, terutama ditengah perkembangan teknologi.

Sejalan dengan hal tersebut, Ibnu Sina mengatakan bahwa saat ini Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan Pramuka merupakan organisasi yang strategis dalam membina dan mengembangkan kepemudaan.

“Pemuda adalah agent of change atau agen perubahan, maka dari itu harus siap dan berkembang dalam menghadapi perubahan,” tutur Walikota Banjarmasin.

Kepala Dispora Muhammad Taufik Rifani didampingi Kabid Pengembangan Pemuda Zulfaisal Putera, menerangkan kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan sumpah pemuda tahun 2021.

“Rangkaiannya sudah dilaksanakan sejak bulan September yaitu pemilihan pemuda pelopor, LKPBB, kewirausahaan pemuda dan sekarang dialog kepemudaan,” tuturnya.

Kegiatan yang diikuti oleh para pemuda dari berbagai Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) di Kota Banjarmasin ini sendiri diharapkan dapat meningkatkan adaptasi para generasi muda.

“Saat ini kita sedang berada di era digitalisasi, hampir semua aspek tidak terlepas dari teknologi informasi, dimana tidak ada sekat lagi baik daerah maupun negara dan itulah tantangannya,” ungkapnya.

Ia berharap dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut sumber daya pemuda di Kota Banjarmasin memiliki persepsi yang sama yaitu untuk membangun Kota Banjarmasin lebih baik kedepannya.

“Dalam kondisi seperti sekarang ini pemuda harus beri semangat agar dapat membangun kota Banjarmasin menjadi jauh lebih baik,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam kegiatan tersebut juga mendatangkan tiga orang pemateri, yakni Ketua DPD KNPI Kota Banjarmasin Muhammad Imam Satria Jati, CEO & Co Founder Borneo Juara Muhammad Faisal dan Dosen Hukum ULM Lena Hanifah, Ph.D.

Dalam materinya Imam Satria Jati membahas tentang problematika, pemberdayaan pemuda dan cara beradaptasi atas perubahan sistem dan tatanan.

Sedangkan Muhammad Faisal memberikan materi tentang pengertian dan dampak disrupsi terhadap pemuda serta Lena Hanifah menjelaskan posisi pemuda dan tantangan yang harus dipersiapkan di era disrupsi.

Reporter : DAL
Editor : Van