KALIMANTAN TENGAHPEMERINTAH DAERAH

Sekda Kapuas Buka Orientasi RKPD 2027, Infrastruktur Jadi Prioritas

×

Sekda Kapuas Buka Orientasi RKPD 2027, Infrastruktur Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas, Usis I Sangkai didampingi Kepala Bapperida Kabupaten Kapuas, Ahmad M. Saribi dan Kepala dinas Perkimtan Drs Yan Hendri Ale MT. (Foto : Istimewa)
Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas, Usis I Sangkai didampingi Kepala Bapperida Kabupaten Kapuas, Ahmad M. Saribi dan Kepala dinas Perkimtan Drs Yan Hendri Ale MT. (Foto : Istimewa)

KUALA KAPUAS, narasipublik.net Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Kapuas menggelar orientasi penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Aula Kantor Bapperida Kapuas, Selasa (16/12/2025).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas, Usis I Sangkai, dan dihadiri para asisten, seluruh kepala organisasi perangkat daerah, serta camat se-Kabupaten Kapuas.

Dalam sambutannya, Sekda Kapuas menekankan bahwa penyusunan perencanaan pembangunan daerah telah melalui tahapan yang terstruktur dan berkelanjutan.

“Di akhir tahun 2025 ini kita sudah mulai mempersiapkan perencanaan untuk Tahun 2027, sementara program Tahun 2026 telah dirancang sejak akhir 2024,” ujar Usis I Sangkai.

Ia menyampaikan bahwa arah pembangunan daerah pada 2027 akan difokuskan pada penguatan sektor infrastruktur.

“Prioritas pembangunan tetap mengarah pada infrastruktur, dan program satu desa satu miliar tetap dijalankan sesuai visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kapuas,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bapperida Kabupaten Kapuas, Ahmad M. Saribi, mengatakan orientasi tersebut bertujuan menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan dalam proses penyusunan RKPD 2027.

Ia menegaskan bahwa dokumen perencanaan pembangunan disusun secara ketat dan komprehensif dengan melibatkan seluruh perangkat daerah.

“Penyusunan RKPD dilakukan secara menyeluruh agar menghasilkan dokumen perencanaan yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan data dan ketajaman analisis menjadi kunci dalam merumuskan permasalahan, isu strategis, serta tujuan dan sasaran pembangunan daerah.