KALIMANTAN TENGAHPEMERINTAH DAERAH

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Bupati Wiyatno Paparkan Program Pendidikan Hebat Kapuas Bersinar  di Kemendikdasmen

×

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Bupati Wiyatno Paparkan Program Pendidikan Hebat Kapuas Bersinar  di Kemendikdasmen

Sebarkan artikel ini
Bupati Kapuas H.M. Wiyatno didampingi Sekda Usis I.Sangkai, Kadisdik, Kadis PU dan Kadinkes saat menerima kelengkapan bahan sosialisasi Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) yang diserahkan oleh Dirjen Paud, Dikdas dan Dikmen Kemendikdasmen RI Gogot Suharwoto. (Dok. Istimewa)
Bupati Kapuas H.M. Wiyatno didampingi Sekda Usis I.Sangkai, Kadisdik, Kadis PU dan Kadinkes saat menerima kelengkapan bahan sosialisasi Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) yang diserahkan oleh Dirjen Paud, Dikdas dan Dikmen Kemendikdasmen RI Gogot Suharwoto. (Dok. Istimewa)

KUALA KAPUAS, narasipublik.net Bupati Kapuas H.M. Wiyatno melakukan pertemuan dengan Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di Jakarta, Kamis (8/1/2026), guna memperkuat sinergi peningkatan mutu pendidikan daerah.

Pertemuan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas Usis I. Sangkai, sejumlah kepala dinas, dan jajaran Pemkab Kapuas, serta diterima langsung Dirjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen Gogot Suharwoto bersama para direktur terkait.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kapuas menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan program Pendidikan Hebat Kapuas Bersinar yang berfokus pada peningkatan mutu guru, revitalisasi satuan pendidikan, serta penguatan PAUD, SD, dan SMP.

“Luas wilayah Kapuas mencapai 17.070 kilometer persegi dengan ratusan satuan pendidikan yang tersebar di desa dan kecamatan, sehingga memerlukan intervensi kuat dari pemerintah pusat,” ujar Wiyatno.

Ia menjelaskan, Kabupaten Kapuas memiliki 568 PAUD, 398 SD, 128 SMP, dan 16 satuan pendidikan kesetaraan dengan jumlah peserta didik mencapai 59.476 orang.

“Kondisi geografis dan sebaran sekolah ini menuntut dukungan percepatan, terutama dalam digitalisasi pembelajaran, sarana prasarana, serta peningkatan kualitas dan kuantitas guru,” katanya.

Sementara itu, Dirjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen Gogot Suharwoto mengapresiasi langkah Kabupaten Kapuas yang dinilai sejalan dengan kebijakan nasional di bidang pendidikan.

“Tahun lalu kami telah merevitalisasi 21 satuan pendidikan di Kapuas dengan anggaran lebih dari Rp17 miliar, dan untuk 2026 diusulkan 134 satuan pendidikan yang kini dalam proses verifikasi,” jelas Gogot.

Ia juga mendorong pemanfaatan Rapor Pendidikan dan Dapodik sebagai dasar perencanaan agar program pendidikan daerah berdampak langsung pada peningkatan mutu layanan.

Dalam pertemuan itu, Kadisdik H Suwarno Muriyat mengutarakan berbagai program yang telah dan akan dilaksanakan oleh Disdik Kapuas.

Sedangkan Sekda Kapuas Usis I. Sangkai mengusulkan penambahan dukungan anggaran bagi guru PPPK Paruh Waktu serta penguatan kolaborasi pusat dan daerah.

“Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan koordinasi dan konsistensi kebijakan demi terwujudnya sumber daya manusia Kapuas yang unggul dan berdaya saing dalam bingkai Pendidikan Hebat Kapuas Bersinar,” pungkas Usis.