KOTA BANJARBARUPERISTIWA & HUKUM

Sinergi Tangani Kebakaran Hutan dan Lahan, Wabup HSS Hadiri Rakor Karhutla Kalsel

×

Sinergi Tangani Kebakaran Hutan dan Lahan, Wabup HSS Hadiri Rakor Karhutla Kalsel

Sebarkan artikel ini
Wabup HSS, Suriani saat menghadiri Rakor Kesiapsiagaan Bencana Karhutla di Banjarbaru. (Foto : Prokopim HSS)
Wabup HSS, Suriani saat menghadiri Rakor Kesiapsiagaan Bencana Karhutla di Banjarbaru. (Foto : Prokopim HSS)

BANJARBARU, narasipublik.net Wakil Bupati (Wabup) Hulu Sungai Selatan (HSS) Suriani menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapsiagaan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Banjarbaru, Senin (04/08/2025).

Rapat ini dihadiri para kepala daerah dan instansi terkait sebagai bentuk sinergi penanganan karhutla yang kian mengancam wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel).

Dalam rakor tersebut, Gubernur Kalsel, Muhidin menegaskan pentingnya membangun komitmen bersama antar daerah dan lintas sektor dalam menekan risiko karhutla.

“Untuk menekan karhutla, setiap posko agar memiliki pompa-pompa besar, guna memudahkan dalam upaya kesiapsiagaan pemadaman titik-titik api,” ucap Gubernur Muhidin.

Sementara itu, Wabup HSS Suriani mengatakan bahwa wilayahnya memiliki 144 desa dan 4 kelurahan yang tersebar di area pegunungan, perkotaan, hingga rawa. Ia menyebut sejumlah kecamatan di HSS menjadi titik rawan karhutla.

“Yang menjadi potensi terbesar titik api ada di wilayah Kecamatan Daha Selatan, Daha Utara dan Daha Barat. Dari Januari hingga Juli 2025, ada 42 titik api yang muncul,” jelas Suriani.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Pemkan HSS telah mengambil sejumlah langkah strategis, di antaranya menggelar rakor karhutla tingkat kabupaten dengan melibatkan seluruh stakeholder terkait.

“Kami juga sudah membuat SK penetapan status darurat karhutla dan mengaktifkan posko-posko di semua kecamatan dan tingkat desa yang rawan titik api,” ujar Suriani.

Selain itu, pihaknya juga mengintensifkan patroli wilayah di seluruh kecamatan serta melakukan sosialisasi pencegahan karhutla yang melibatkan tim gabungan dan masyarakat setempat.

“Bupati juga sudah membuat surat edaran dibantu alim ulama sebagai langkah antisipasi dan kesiapsiagaan dalam pencegahan serta penanggulangan karhutla,” pungkasnya.