RANTAU (TAPIN)

Rembuk Stunting 2025, H Yamani Komitmen Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Tapin

×

Rembuk Stunting 2025, H Yamani Komitmen Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Tapin

Sebarkan artikel ini
Bupati Tapin, H Yamani menandatangani komitmen bersama pencegahan dan penanganan stunting di Kabupaten Tapin. (Foto : Prokopim Tapin)
Bupati Tapin, H Yamani menandatangani komitmen bersama pencegahan dan penanganan stunting di Kabupaten Tapin. (Foto : Prokopim Tapin)

RANTAU, narasipublik.net Bupati Tapin, H Yamani berkomitmen untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Tapin guna menciptakan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih bagus.

Hal itu disampaikan H Yamani saat menghadiri kegiatan rembuk stunting tingkat Kabupaten Tapin tahun 2025, di Aula Tamasa, Sekretariat Daerah (Setda) Tapin, Selasa (11/03/2025).

Dalam kesempatan itu, Bupati Tapin, H Yamani, mengatakan bahwa stunting adalah ancaman serius yang dapat berdampak pada perkembangan otak, metabolisme, dan produktivitas generasi masa depan.

“Maka dari itu kita harus terus berupaya menekan angka stunting hingga titik terendah, agar generasi kita lebih baik dan sehat,” ucap Bupati Tapin, H Yamani.

Ia memaparkan, sejak tahun 2021 hingga 2024 angka stunting balita di Kabupaten Tapin sudah mengalami penurunan yang signifikan, yakni dari angka 33,5 persen menjadi 12,32 persen.

“Keberhasilan penurunan stunting ini tidak lepas dari peran berbagai pihak, dan semoga bisa terus kita tingkatkan,” tutur H Yamani.

Lebih lanjut, untuk terus menekan angka stunting di Kabupaten Tapin juga diperlukan adanya pendekatan multisektor, termasuk pemberian edukasi bagi masyarakat.

“Penanganan stunting tidak hanya soal pemberian makan bergizi, namun juga pola asuh, layanan kesehatan, serta lingkungan yang baik dan sehat,” terangnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas PPKB Tapin, Marsidah menerangkan, digelarnya rembuk stunting bertujuan untuk mendeklarasikan komitmen Pemkab Tapin terhadap kegiatan intervensi pencegahan stunting.

Tidak hanya itu, kegiatan tersebut juga sebagai upaya untuk membangun komitmen publik dalam percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Tapin secara terintegrasi.

“Semoga dengan kegiatan ini dapat menjadi dasar kita untuk melakukan gerakan pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tapin,” pungkasnya.