BANJARMASIN, narasipublik.net – Berita duka menyelimuti Banua setelah Mantan Gubernur Kalimantan Selatan dua periode, H. Rudy Ariffin, dilaporkan berpulang ke Rahmatullah, Minggu (06/09/2026).
Tokoh karismatik berusia 73 tahun tersebut mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Amanah Medical Centre Banjarmasin sekitar pukul 11.00 WITA.
Almarhum dikabarkan berpulang usai menjalani perawatan medis intensif di rumah sakit tersebut sejak Sabtu (05/09/2026) kemarin.
Kepergian sosok pemimpin legendaris ini meninggalkan duka mendalam bagi jajaran pemerintahan, kerabat, hingga seluruh lapisan masyarakat Kalimantan Selatan.
Rudy Ariffin yang lahir pada 17 Agustus 1953 ini merupakan ayah dari Mantan Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin sekaligus mertua dari desainer Vivi Zubedi.
Sebelum memimpin Kalsel pada rentang 2005 hingga 2015, alumni Universitas Lambung Mangkurat ini lebih dulu mengabdi sebagai Bupati Banjar periode 1999–2005.
Di bawah kepemimpinannya, sejumlah proyek strategis berhasil dirampungkan, termasuk pemindahan pusat perkantoran Pemprov Kalsel ke Kota Banjarbaru.
Almarhum juga mencatatkan sejarah penting lewat penerbitan Perda Nomor 3 Tahun 2008 yang melarang truk pengangkut batu bara melintasi jalan umum.
Berbekal latar belakang birokrat dan politik yang matang, mantan Ketua DPW PPP Kalsel ini berhasil membawa APBD Kalsel menembus angka Rp2,2 triliun.
Kepergian Rudy Ariffin menutup rekam jejak panjang seorang tokoh besar yang telah mendedikasikan hidupnya demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Banua.
