BANJARMASIN, narasipublik.net – Kalimantan Selatan (Kalsel) berduka setelah putra terbaik sekaligus Gubernur Kalsel dua periode, Rudy Ariffin, dilaporkan berpulang ke Rahmatullah.
Mantan kepala daerah Kalsel tersebut mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Amanah Medical Center Banjarmasin pada Minggu (06/09/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.
Kabar duka kepergian pria kelahiran 17 Agustus 1953 ini langsung beredar luas dan dibenarkan oleh salah satu rekanan almarhum.
“Iya,” tutur Rudi Indrajaya saat dikonfirmasi awak media terkait kabar kepergian sang tokoh Banua.
Sebelum dinyatakan meninggal dunia, almarhum tercatat sempat mendapatkan penanganan medis secara intensif di RS Amanah selama kurang lebih dua hari.
Pihak kerabat dekat menyebutkan bahwa mantan Bupati Banjar tersebut memang memiliki riwayat medis penyakit jantung semasa hidupnya.
“Beliau sempat dirawat sekitar dua hari di RS Amanah. Beliau memang ada riwayat penyakit jantung,” ujar seorang sumber terdekat almarhum.
Prosesi pelepasan jenazah dimulai dari Masjid Al-Jihad Banjarmasin usai Dzuhur, lalu dibawa ke rumah duka di Banjarbaru dan disalatkan kembali di Masjid Agung Al-Karomah Martapura.
Usai disalatkan di Martapura setelah waktu Ashar, jenazah tokoh senior PPP ini dimakamkan di Taman Makam Bahagia, Landasan Ulin, Banjarbaru.
Rekam jejak Rudy Ariffin di dunia pemerintahan sangat panjang, termasuk sukses memimpin Kalsel selama satu dekade penuh pada rentang periode 2005 hingga 2015.
