KALIMANTAN BARAT

Lolos Standar Mutu, Jagung Polsek Meliau 1,5 Ton Dikirim ke Bulog Sanggau

×

Lolos Standar Mutu, Jagung Polsek Meliau 1,5 Ton Dikirim ke Bulog Sanggau

Sebarkan artikel ini
Personil Polsek Meliau mengirim jagung sebanyak 1,5 Ton ke Bulog Sanggau. (Dok. Istimewa)
Personil Polsek Meliau mengirim jagung sebanyak 1,5 Ton ke Bulog Sanggau. (Dok. Istimewa)

SANGGAU, narasipublik.net Jagung Polsek Meliau sebanyak 1,5 ton dikirim ke Bulog Sanggau, belum lama tadi, sebagai dukungan ketahanan pangan nasional di Kabupaten Sanggau.

Pengiriman dilakukan dari lahan produktif Polsek Meliau pada pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini melibatkan personel kepolisian setempat.

Hasil panen tersebut merupakan bagian dari program swasembada pangan yang terus digalakkan Polsek Meliau. Program ini menyasar optimalisasi lahan kosong produktif.

Uji Mutu Jagung Polsek Meliau di Bulog Sanggau

Jagung dikirim oleh Bhabinkamtibmas Bripka Harles bersama Bripda Fazar ke gudang Bulog Kabupaten Sanggau. Jagung diterima langsung oleh Aprio Subentri selaku perwakilan Bulog.

Namun sebelum diterima, Bulog melakukan pengecekan kadar air jagung. Hasilnya menunjukkan kadar air rata-rata 10,5 persen, di bawah batas maksimal 14 persen.

Selain itu, pengujian kandungan Aflatoksin juga dilakukan untuk memastikan keamanan konsumsi. Hasil uji mencatat angka 2 Ppb, jauh di bawah ambang batas 50 Ppb.

Jagung kemudian dikemas dalam 30 karung dengan berat masing-masing 50 kilogram. Seluruh jagung dinyatakan memenuhi standar mutu tanpa catatan penolakan.

Sementara itu, Kapolsek Meliau AKP Supariyanto, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tersebut. Ia menegaskan peran Polri tidak hanya menjaga keamanan.

“Kami bersyukur jagung Polsek Meliau diterima Bulog dengan kualitas sangat baik. Ini bukti Polri mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Supariyanto, Kamis (22/1/2026).

Oleh karena itu, ia berharap kegiatan ini memotivasi masyarakat mengelola lahan produktif. Sinergi Polri dan warga dinilai penting menjaga stabilitas pangan daerah.