KALIMANTAN BARATPERISTIWA

Helikopter PK-CFX Jatuh di Hutan Sanggau Kalbar, Seluruh Penumpang dan Awak Tewas

×

Helikopter PK-CFX Jatuh di Hutan Sanggau Kalbar, Seluruh Penumpang dan Awak Tewas

Sebarkan artikel ini
Helikopter jatuh. (Dok. Ilustrasi)
Helikopter jatuh. (Dok. Ilustrasi)

SANGGAU, narasipublik.net – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan kronologi kecelakaan helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air Nusantara yang jatuh di kawasan hutan Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Jumat (17/04/2026).

​Helikopter tersebut dilaporkan sempat mengirimkan sinyal darurat kepada otoritas penerbangan sebelum akhirnya dinyatakan hilang kontak di wilayah hutan tersebut.

​Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menjelaskan bahwa helikopter lepas landas pada pukul 07.37 WIB sebelum terdeteksi mengirimkan pesan bahaya satu jam kemudian.

​”Berdasarkan informasi yang diterima, pesawat tersebut lepas landas pada pukul 07.37 WIB untuk kemudian pada pukul 08.39 WIB terdeteksi mengirimkan sinyal darurat di wilayah hutan Kalimantan Barat,” ujar Lukman.

​Hanya berselang sekitar 30 menit sejak sinyal darurat tertangkap, posisi helikopter tidak lagi terdeteksi oleh radar hingga AirNav menerbitkan notifikasi kondisi darurat.

​”Selanjutnya, pukul 09.15 WIB pesawat dinyatakan hilang kontak dan pada pukul 10.43 WIB AirNav Indonesia telah menerbitkan notifikasi darurat (DETRESFA) sesuai prosedur yang berlaku,” imbuhnya.

​Tim SAR gabungan yang dikerahkan ke lokasi telah berhasil menemukan titik jatuhnya pesawat dan mengonfirmasi kondisi seluruh orang yang berada di dalam helikopter.

​”Tim SAR gabungan telah berhasil menemukan lokasi jatuhnya pesawat dan berdasarkan informasi di lapangan, seluruh penumpang dan awak pesawat dinyatakan meninggal dunia,” ucap Lukman.

​Data Kemenhub menunjukkan helikopter tersebut membawa delapan orang, yang terdiri dari pilot Capt. Marindra Wibowo, teknisi Harun Arasyid, serta enam orang penumpang.

​Adapun daftar penumpang tersebut adalah Mr. Patrick K. (Warga Negara Malaysia), Mr. Victor T., Mr. Charles L., Mr. Joko C., Mr. Fauzie O., dan Mr. Sugito.

​Kemenhub menyatakan saat ini pihak Direktorat Jenderal Perhubungan Udara bersama AirNav, Basarnas, dan TNI AU terus berkoordinasi untuk proses evakuasi korban dari lokasi kejadian.