RANTAU, narasipublik.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapin menggelar Pertemuan Diseminasi Rencana Tindak Lanjut Audit Kasus Stunting II Tahun 2024, di Banjarbaru, Jumat (15/11/2024).
Dalam pertemuan tersebut Pemkab Tapi. Menegaskan komitmennya untuk mempercepat penurunan angka stunting melalui berbagai langkah kongkret yang melibatkan berbagai pihak.
![]()
Sekretaris Daerah (Sekda) Tapin, Sufiansyah mengatakan, audit kasus stunting sangat penting sebagai salah satu langkah strategis dalam mengidentifikasi risiko dan penyebab stunting.
Ia menuturkan, audit di seluruh desa dan kelurahan se-Tapin telah menghasilkan data penting untuk perencanaan tindak lanjut intervensi spesifik dan sensitif yang tepat.
“Audit menjadi langkah awal yang signifikan, pada tahun 2024 audit ini didukung oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik BOKB,” ucap Sufiansyah.
Lebih lanjut, perencanaan penurunan stunting membutuhkan sinergi multi-sektor, baik dari pemerintah, swasta, hingga masyarakat untuk bekerja sama dalam upaya penanganan stunting di Kabupaten Tapin.
“Kami sangat mengapresiasi tim audit stunting Kabupaten Tapin, karena mereka sangat serius dan terukur dalam penanganan kasus stunting ini,” tuturnya.
Tidak hanya itu, keberhasilan program ini juga tidak lepas dari peran aktif semua pihak yang telah ikut serta dalam menjalankan intervensi spesifik dan sensitif dengan cara monitoring evaluasi.
“Mari kita terus kampanyekan pencegahan stunting, karena generasi Tapin harus sehat dan cerdas untuk menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
