KOTA BANJARMASINPERISTIWA & HUKUM

KAMMI Kalsel Gelar Aksi Dorong Motor Untuk Sampaikan Aspirasi

×

KAMMI Kalsel Gelar Aksi Dorong Motor Untuk Sampaikan Aspirasi

Sebarkan artikel ini
KAMMI Kalsel Gelar Aksi Dorong Motor

BANJARMASIN, narasipublik.netSejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kalimantan Selatan (Kalsel), turun kejalan untuk menyampaikan aspirasi, Kamis (07/04/2022).

Sedikitnya ada sembilan orang mahasiswa berjalan dengan mendorong sepeda motor menuju gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel di Jalan Lambung Mangkurat.

Hal itu dilakukan sebagai bagian dari aksi seruan untuk menyuarakan dan menggambarkan susahnya masyarakat mendapatkan bahan bakar dengan harga murah saat ini.

Koordinator aksi lapangan, Roni Wahdi mengatakan, dalam aksi kali pihaknya menyampaikan sejumlah penolakan atas beberapa kebijakan pemerintah yang dinilai sangat merugikan masyarakat.

Adapun tuntutan yang diajukan mahasiswa sendiri yakni menolak kenaikan harga BBM, khususnya Pertalite dan Pertamax, menolak kenaikan PPN 11%, menolak kenaikan harga bahan pangan termasuk minyak goreng.

“Terakhir kami menolak adanya wacana presiden Joko Widodo yang disebut-sebut akan memimpin 3 periode,” ucapnya.

Sementara itu, Komisi II DPRD Provinsi Kalsel Fraksi PDI-P, Fahrani menyambut baik adanya aspirasi mahasiswa yang menurutnya adalah perwakilan dari suara masyarakat.

Bahkan pihaknya berencana akan melakukan langkah lanjutan dengan mengadakan rapat untuk menentukan bagaimana teknis ke depannya dengan beberapa unsur terkait.

“DPRD akan mengadakan rapat bersama 3 perusahaan besar perkebunan sawit di Kalsel untuk bisa membangun pabrik minyak goreng agar stok di sini dapat terpenuhi lebih dahulu,” ucap Fahrani.

Selanjutnya terkait penundaan pemilu, Fraksi PDIP khususnya menolak penundaan pemilu dan sepakat presiden cuma akan memimpin 2 periode.

“Sedangkan untuk pajak 11% ini kami harap bisa ditunda, karena ekonomi kita masih belum pulih seutuhnya, semoga ini juga bisa menjadi pertimbangan pemerintah,” tutupnya.

Reporter : Dal
Editor : Van