RANTAU, narasipublik.net – Wakil Bupati (Wabup) Tapin, H. Juanda, memberikan klarifikasi tegas terkait rumor di media sosial yang mencatut nama pribadinya untuk mengintimidasi sejumlah kepala desa, Kamis (27/08/2026).
Isu tersebut mencuat usai beredar kabar adanya oknum yang mengaku wartawan sekaligus kontraktor yang mengatasnamakan H. Juanda demi meminta dana kompensasi kepada para kades di Kecamatan Hatungun dan Binuang.
Permintaan sejumlah uang tersebut diduga memanfaatkan narasi pengawasan pengelolaan Dana Desa agar para kades tidak terseret persoalan hukum.
Melalui peryataan resmi di media sosial miliknya, Wabup Tapin H. Juanda menegaskan dirinya tidak pernah memerintahkan atau mengutus siapapun untuk meminta dana, terlebih melakukan pemerasan.
“Saya tegaskan bahwa saya tidak pernah memerintahkan atau mengutus siapa pun untuk melakukan tindakan tersebut, apalagi pemerasan terhadap kepala desa,” tegas Juanda.
Ia juga membantah keras narasi yang mengaitkan namanya maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapin dengan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Tapin dalam isu liar tersebut.
Juanda turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan Kejari Tapin atas kegaduhan serta kesalahpahaman yang dipicu oleh isu hoaks yang beredar.
Guna mencegah kerugian lebih lanjut, ia meminta jajaran kades maupun warga segera mengonfirmasi langsung jika menemukan pihak-pihak yang menjual nama pejabat daerah.
“Apabila ada yang mengatasnamakan saya atau Pemkab Tapin, tolong segera laporkan langsung kepada saya,” ujarnya.
Juanda mengajak seluruh masyarakat untuk lebih saring sebelum sharing di media sosial demi menjaga kondusivitas keamanan serta nama baik Kabupaten Tapin.
